Persik Kediri Incar Kemenangan Lawan Persija Sebagai Kado Persikmania

Persik Kediri Incar Kemenangan Lawan Persija Sebagai Kado Persikmania
Foto: Ilustrasi Persik Kediri Incar Kemenangan Lawan Persija Sebagai Kado Persikmania.

Persik Kediri memiliki ambisi besar untuk mengamankan poin penuh saat menjamu Persija Jakarta sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para suporter. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Brawijaya pada Sabtu mendatang ini menjadi kesempatan terakhir tim memberikan kebahagiaan di hadapan publik sendiri.

Dikutip dari Suara, duel melawan Macan Kemayoran dinilai oleh pelatih Marcos Reina sebagai momentum paling tepat untuk menutup musim kandang dengan kepala tegak. Pertandingan ini bukan sekadar mengejar poin, melainkan panggung pembuktian loyalitas tim terhadap dukungan militan Persikmania.

Skuat berjuluk Macan Putih ini membawa modal kepercayaan diri setelah berhasil lolos dari ancaman degradasi musim ini. Tim asuhan pelatih asal Spanyol tersebut berupaya menghapus memori pahit sepanjang musim dengan selebrasi kemenangan pada partai penutup di kandang.

Manajemen dan tim teknis sepakat bahwa laga kontra Persija memiliki nilai prestise yang sangat tinggi bagi masyarakat Kediri. Kemenangan nantinya akan menjadi simbol ikatan emosional yang kuat antara pemain dan suporter yang telah bertahan selama sembilan bulan kompetisi.

Target ini selaras dengan upaya tim untuk melampaui pencapaian poin serta posisi klasemen pada musim sebelumnya. Bayu Otto dan rekan-rekannya dipastikan bakal tampil habis-habisan guna meredam agresivitas serangan tim ibu kota tersebut.

"Pertandingan lawan Persija akan sangat spesial. Kami berusaha memenangkan pertandingan sebagai kado perpisahan tim dan suporter musim ini. Apalagi kita main di kandang dan Persija salah satu tim terbaik di Liga 1," kata Marcos Reina.

Tekanan bermain di markas sendiri justru dianggap sebagai energi tambahan bagi pemain untuk menunjukkan performa terbaik mereka. Marcos Reina menekankan bahwa menghadapi tim besar seperti Persija membutuhkan fokus ekstra demi menjaga kehormatan Stadion Brawijaya.

Pelatih Persik tersebut menyadari besarnya pengorbanan suporter yang tetap setia mendampingi dalam kondisi menang maupun kalah. Hasil maksimal pada akhir pekan nanti diharapkan menjadi penawar rasa lelah bagi semua elemen yang mencintai klub kebanggaan warga Kediri tersebut.

"Ini pertandingan terakhir kami di kandang. Kami ingin memberikan kemenangan untuk para suporter dan semua yang datang mendukung tim," ujar Marcos Reina.

"Jadi kami akan mencoba memberikan yang terbaik, setelah tim dan suporter merasakan pahit manis kompetisi musim ini," tutur Marcos Reina.

Saat ini Persik Kediri menduduki peringkat ke-12 klasemen sementara dengan raihan 39 poin dari 32 laga yang telah dijalani. Catatan 11 kemenangan dan 6 hasil imbang menjadi modal statistik yang ingin ditingkatkan dalam dua pertandingan sisa.

Jika mampu menundukkan Persija dan Persebaya, Macan Putih memiliki peluang besar untuk mengakhiri musim di posisi sepuluh besar. Pencapaian ini akan menjadi progres nyata dibandingkan hasil akhir musim lalu yang berada di peringkat serupa.

Langkah Persik untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia sebelumnya telah dipastikan melalui kemenangan krusial atas Arema FC. Kala itu, kemenangan tipis 3-2 yang diraih di Gresik memicu perayaan besar dari para suporter yang melakukan konvoi syukur.

Artikel terkait

Rekomendasi