Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Timothy Sugita, mengungkapkan rasa bahagianya yang luar biasa. Perasaan ini muncul setelah Persib Bandung berhasil mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara liga tiga kali berturut-turut.
Persib Bandung resmi mengunci gelar juara BRI Super League musim 2025/2026 setelah melewati persaingan yang sangat ketat. Keberhasilan menorehkan hattrick juara ini menjadi kado manis bagi seluruh pendukung setia tim berjuluk Maung Bandung tersebut.
Glenn Sugita juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah Provinsi Jawa Barat. Secara khusus, ia berterima kasih kepada Gubernur Dedi Mulyadi yang terus memberikan dukungan penuh selama perjalanan panjang tim musim ini.
Pencapaian ini dianggap sebagai hasil kerja keras kolektif antara manajemen, pemain, hingga dukungan dari pemerintah daerah. Tanpa sinergi tersebut, Glenn menilai prestasi besar seperti juara tiga kali beruntun akan sangat sulit untuk diwujudkan.
Persaingan Sengit dan Dramatis Menuju Takhta Juara
Pada klasemen akhir BRI Super League 2025/2026, Persib Bandung berhasil menempati posisi puncak dengan perolehan 79 poin. Angka ini menunjukkan betapa konsistennya performa tim sepanjang musim yang penuh dengan tekanan tersebut.
Meski mengoleksi poin yang sama dengan Borneo FC di urutan kedua, Persib berhak atas gelar juara karena unggul secara head to head. Hal ini membuktikan bahwa setiap detail pertandingan sangat menentukan nasib tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Glenn Sugita menyampaikan rasa terima kasihnya langsung saat acara penyerahan kadeudeuh senilai Rp1 miliar di Gedung DPRD Jawa Barat. Momen emosional tersebut berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026, dengan dihadiri berbagai tokoh penting setempat.
"Terima kasih banyak kepada Pak Gubernur, ini adalah sebuah penghargaan yang sangat besar bagi kami," ujar Glenn di hadapan tamu undangan. Ia menekankan bahwa dukungan penuh dari pemerintah menjadi salah satu kunci utama keberhasilan Persib mempertahankan gelar.
Perjuangan Berat di Balik Kesuksesan Maung Bandung
Glenn Timothy Sugita secara jujur mengakui bahwa perjalanan musim ini merupakan salah satu yang paling menantang. Ia bahkan sempat merasa pesimistis ketika kompetisi memasuki fase-fase akhir yang sangat menentukan bagi posisi tim.
Ia mengungkapkan sempat berkeluh kesah kepada Gubernur terkait jadwal berat yang harus dihadapi pada lima pertandingan sisa. Tantangan fisik dan mental para pemain benar-benar diuji untuk bisa tetap konsisten meraih poin maksimal.
"Musim ini terasa sangat berat bagi kami, bahkan saya sempat merasa kurang yakin menghadapi laga-laga penutup," imbuh Glenn. Namun, keraguan tersebut sirna setelah melihat semangat juang Beckham Putra dan rekan-rekan setimnya di lapangan.
Dukungan moral yang terus mengalir akhirnya mampu membawa skuad Maung Bandung melewati masa-masa sulit tersebut. Trofi juara pun kembali mampir ke Bandung, melengkapi koleksi prestasi klub dalam tiga tahun terakhir secara beruntun.
Motivasi untuk Terus Berprestasi di Musim Depan
Kehadiran pemain kelas dunia seperti Thom Haye juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan Persib mengamankan gelar musim ini. Skuad yang solid di bawah asuhan pelatih berpengalaman terbukti mampu meredam ambisi besar tim lawan seperti Borneo FC.
Glenn Sugita berharap bonus sebesar Rp1 miliar yang diterima tim dapat menjadi pelecut semangat bagi para pemain. Ia ingin prestasi ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan berlanjut pada musim-musim kompetisi yang akan datang.
Rincian Perolehan Poin Akhir BRI Super League :
| Posisi | Nama Klub | Total Poin | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 79 | Juara (Unggul Head to Head) |
| 2 | Borneo FC | 79 | Runner-up |
Data di atas menunjukkan betapa tipisnya selisih antara sang juara dengan pesaing terdekatnya di musim 2025/2026. Persaingan yang sedemikian ketat memaksa setiap pemain untuk memberikan kemampuan terbaik mereka hingga menit terakhir liga.
Glenn menegaskan bahwa bonus tersebut sepenuhnya diserahkan kepada para pemain sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka. Ia yakin kesejahteraan pemain yang terjamin akan berdampak positif pada motivasi mereka untuk terus mempertahankan prestasi tinggi.
Tantangan Besar Menanti Status Juara Bertahan
Pemain senior Persib, Ahmad Jufriyanto, turut memberikan pandangannya mengenai pencapaian luar biasa timnya musim ini. Menurut pemain yang akrab disapa Jupe ini, tantangan di masa depan dipastikan akan jauh lebih berat dari sekarang.
Status sebagai juara bertahan tiga kali berturut-turut menjadikan Persib sebagai target utama yang ingin dikalahkan oleh semua tim. Tekanan untuk tetap berada di puncak tentu membutuhkan kesiapan mental dan fisik yang lebih kuat lagi.
"Tantangan tahun depan pastinya akan semakin besar karena semua tim berlomba-lomba untuk mengalahkan kami," ucap Ahmad Jufriyanto. Pengalaman meraih kemenangan back-to-back sebelumnya menjadi pelajaran berharga bahwa mempertahankan gelar jauh lebih sulit daripada meraihnya.
Ia menambahkan bahwa apresiasi berupa bonus merupakan bentuk tanggung jawab baru bagi pemain untuk bekerja lebih keras. Jupe tidak ingin tim merasa cepat puas dengan apa yang sudah diraih dalam tiga musim terakhir di Super League.
Kebutuhan Kedalaman Skuad untuk Kompetisi Padat
Menatap musim depan, Ahmad Jufriyanto mengisyaratkan perlunya penambahan kekuatan dalam komposisi pemain Persib Bandung. Hal ini mengingat agenda kompetisi yang akan diikuti oleh tim Maung Bandung diprediksi akan sangat padat.
Kabarnya, Persib diproyeksikan untuk bertarung di empat kompetisi sekaligus pada musim mendatang. Situasi ini tentu menuntut manajemen untuk menyiapkan kedalaman skuad yang mumpuni guna menghindari kelelahan pemain atau risiko cedera.
Poin Penting Kebutuhan Persib Musim Depan :
- Penambahan jumlah pemain untuk menjaga kedalaman skuad di setiap posisi.
- Peningkatan kualitas fisik pemain guna menghadapi jadwal empat kompetisi sekaligus.
- Manajemen rotasi yang tepat agar performa tim tetap stabil sepanjang musim.
- Perekrutan pemain baru sesuai dengan kebutuhan taktik yang diinginkan pelatih.
Langkah-langkah strategis ini dianggap krusial agar Persib tetap kompetitif tidak hanya di kancah domestik tetapi juga internasional. Kesiapan manajemen dalam bursa transfer mendatang akan menjadi kunci keberhasilan mereka di musim depan.
Jupe meyakini bahwa pihak manajemen dan tim pelatih sudah mulai memikirkan langkah terbaik untuk memperkuat tim. Ia menyerahkan sepenuhnya urusan teknis tersebut kepada mereka yang lebih memahami kebutuhan spesifik tim di lapangan.
Dengan semangat hattrick juara ini, Persib Bandung kini menatap masa depan dengan optimisme yang sangat tinggi. Dukungan dari Bobotoh, pemerintah, dan manajemen yang solid menjadi modal utama bagi Maung Bandung untuk terus merajai sepak bola tanah air.