Zayn Malik dan Louis Tomlinson Terlibat Perkelahian Saat Syuting

Zayn Malik dan Louis Tomlinson Terlibat Perkelahian Saat Syuting
Foto: Ilustrasi Zayn Malik dan Louis Tomlinson Terlibat Perkelahian Saat Syuting.

Dua mantan personel One Direction, Zayn Malik dan Louis Tomlinson, dilaporkan terlibat pertikaian fisik di tengah proses syuting film dokumenter pada Senin (20/4/2026). Insiden yang berujung pada luka serius bagi Tomlinson tersebut terjadi di sebuah lokasi terbuka saat keduanya sedang mengerjakan proyek untuk Netflix.

Kekerasan ini bermula dari pernyataan Zayn yang menyinggung mendiang ibunda Louis, Johanna Deakin, yang wafat akibat penyakit leukimia. Dilansir dari Detikcom, perdebatan memanas hingga Zayn melayangkan pukulan ke arah kepala Louis setelah personel asal Doncaster itu menyatakan niat untuk mundur dari proyek.

Akibat serangan mendadak tersebut, Louis harus segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat guna mendapatkan penanganan darurat. Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa bentrokan fisik itu disaksikan oleh banyak orang yang berada di sekitar area syuting.

"Louis dibawa langsung ke rumah sakit dan mengalami gegar otak. Kejadian ini terjadi di luar ruangan dan di depan banyak orang," ucap seorang sumber seperti dilansir berbagai sumber, Senin (20/4/2026).

Hubungan antarkeduanya memang telah merenggang sejak pengumuman pembatalan serial dokumenter sebelumnya pada Desember 2025. Sebelum kabar perkelahian ini mencuat, Zayn sempat mengunggah pesan melalui media sosial pribadinya terkait kondisi kesehatannya sendiri.

"Untuk para penggemar saya - Terima kasih kepada kalian semua atas cinta & dukungan kalian sekarang & selalu. Ini adalah minggu yang panjang dan saya masih dalam masa pemulihan yang tak terduga," tulis Zayn melalui Instagram Stories pada Jumat, sambil membagikan foto dirinya berbaring di ranjang rumah sakit.

Dampak dari keributan ini langsung dirasakan oleh tim produksi yang telah bekerja selama setahun terakhir. Sutradara film dokumenter tersebut, Nicola Marsh, mengunggah keresahannya melalui media sosial terkait masa depan proyek tersebut.

"And there goes the last year of work," tulisnya.

Hingga saat ini, pihak Netflix masih melakukan pertimbangan mendalam mengenai kelanjutan produksi dokumenter yang sedianya menjadi proyek reuni tersebut. Belum ada pernyataan resmi dari perwakilan layanan pengaliran tersebut terkait keputusan akhir pascainsiden kekerasan ini.

Artikel terkait

Rekomendasi