Jumlah Penumpang Whoosh Melonjak 15 Persen Saat Libur Panjang

Jumlah Penumpang Whoosh Melonjak 15 Persen Saat Libur Panjang
Foto: Ilustrasi Jumlah Penumpang Whoosh Melonjak 15 Persen Saat Libur Panjang.

Volume pengguna kereta cepat Whoosh mengalami kenaikan pesat hingga menyentuh angka 21.900 orang pada Jumat (1/5/2026) di tengah periode libur panjang akhir pekan. Peningkatan mobilitas masyarakat dari Jakarta menuju Bandung ini tercatat tumbuh sekitar 15 persen dibandingkan rata-rata perjalanan pada akhir pekan biasa.

Data PT KCIC yang dilansir dari Money menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat mengakibatkan ketersediaan tiket untuk keberangkatan pagi hingga sore hari dari Stasiun Halim habis terjual. Tren kepadatan penumpang ini diprediksi akan terus bertahan selama masa libur peringatan Isra Miraj berlangsung.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengonfirmasi bahwa arus perjalanan masih didominasi oleh penumpang yang berangkat dari wilayah Jakarta. Ia memberikan imbauan agar calon penumpang segera mengatur jadwal keberangkatan mereka mengingat tingginya permintaan tiket.

"Volume penumpang hari ini masih tinggi, didominasi oleh perjalanan dari Jakarta menuju Bandung. KCIC mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta segera melakukan pemesanan tiket lebih awal, mengingat pada periode libur panjang tiket di jam-jam favorit cenderung lebih cepat habis," ujar Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC.

Hingga Sabtu (2/5/2026), pemesanan tiket yang masuk telah mencapai 10.000 kursi dan diperkirakan akan terus bertambah hingga menyentuh angka 22.000 penumpang pada penutupan hari. Di tengah situasi tersebut, pihak pengelola juga memberikan perhatian khusus pada aspek kenyamanan terkait barang bawaan penumpang di dalam kereta.

Petugas di lapangan secara aktif mensosialisasikan aturan kapasitas bagasi yang diperbolehkan bagi setiap individu guna memastikan kelancaran proses naik dan turun penumpang. Peraturan ini mencakup batasan jumlah koli serta berat maksimal barang yang dapat dibawa masuk ke dalam kabin.

"Setiap penumpang diperbolehkan membawa maksimal tiga koli barang, seperti dua koper atau dus serta satu tas tangan, dengan total berat maksimal 20 kilogram dan dimensi tidak lebih dari 100 cm x 40 cm x 30 cm," tutur Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC.

Selain batasan dimensi, KCIC menerapkan kebijakan ketat mengenai jenis benda yang dilarang, termasuk material yang mudah meledak, narkotika, serta senjata tanpa izin. Untuk membantu penumpang yang membawa banyak barang, layanan porter telah disiagakan secara khusus di Stasiun Halim.

Penempatan bagasi juga diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu akses jalan di dalam gerbong, di mana penumpang dapat memanfaatkan rak atas atau ruang penyimpanan khusus di sambungan antar kereta.

"KCIC mengingatkan kepada para penumpang untuk mengikuti aturan barang bawaan yang berlaku demi kelancaran perjalanan dan menjaga kenyamanan bagi seluruh penumpang," tutup Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC.

Layanan kereta cepat Whoosh saat ini melayani mobilitas masyarakat melalui empat titik pemberhentian utama yakni Stasiun Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar. Transportasi ini diposisikan sebagai pilihan utama bagi mobilitas cepat dan efisien antara wilayah Jakarta dan Bandung.

Artikel terkait

Rekomendasi