Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 2,82 triliun pada Rabu (1/4/2026). Perolehan sepanjang tahun 2025 tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,70 triliun.
Kenaikan kinerja emiten ini dinilai stabil karena selaras dengan rata-rata pertumbuhan industri AMDK nasional di level 5 persen. Berdasarkan data yang dilansir dari Investortrust, segmen botol menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp 1,57 triliun atau naik 5 persen.
Sementara itu, segmen non-botol memberikan kontribusi sebesar Rp 1,20 triliun dengan pertumbuhan mencapai 3 persen. CEO CLEO Melisa Patricia menjelaskan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari strategi diversifikasi produk serta penguatan rantai distribusi perseroan.
ÔÇ£Di tengah pasar AMDK yang semakin kompetitif, kami bersyukur CLEO masih menunjukkan ketangguhan dengan capaian penjualan positif, didukung produk variatif dan jaringan distribusi yang dekat dengan pasar untuk memenuhi kebutuhan air minum aman bagi pelanggan,ÔÇØ ujar Melisa Patricia, CEO CLEO.
Kekuatan operasional perseroan saat ini didukung oleh 32 pabrik yang menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, perusahaan memiliki jaringan distribusi yang melibatkan lebih dari 10.000 mitra untuk memastikan produk tersedia secara luas bagi konsumen di berbagai daerah.
Sisi inovasi juga diperkuat melalui peluncuran Cleo 1 Liter Bottled On-the-go dan Cleo Lite 500 ml pada tahun lalu. Produk Cleo Lite diketahui menggunakan kemasan ultra tipis yang lebih ramah lingkungan sebagai langkah konkret komitmen keberlanjutan perusahaan.
Manajemen berencana menambah kapasitas produksi dengan mengoperasikan pabrik baru di Palu pada kuartal II-2026. Langkah ekspansi ini akan menambah jumlah fasilitas produksi menjadi 33 unit, disusul rencana operasional pabrik di Pekanbaru dan Pontianak pada semester II.
ÔÇ£Kedekatan fasilitas produksi dengan konsumen menjadi kunci efisiensi distribusi sekaligus mendorong pertumbuhan penjualan ke depan,ÔÇØ tambah Melisa Patricia, CEO CLEO.
Pihak manajemen memproyeksikan penjualan pada kuartal I-2026 dapat mencapai pertumbuhan dua digit. Target tersebut didasarkan pada peningkatan permintaan selama momentum Ramadan dan Lebaran, serta optimalisasi jaringan distribusi dan pabrik baru yang mulai beroperasi.