Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada Mei 2026 untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah. Penyaluran ini merupakan bagian dari tahap II atau triwulan kedua yang mencakup periode April hingga Juni 2026.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini dapat memantau status kepesertaan mereka secara lebih praktis melalui sistem daring. Layanan ini disediakan agar masyarakat tidak perlu lagi mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk mendapatkan informasi kepastian bantuan.
Dilansir dari Bansos, beberapa program utama yang cair pada periode ini meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Program Indonesia Pintar (PIP).
Bantuan PKH disalurkan kepada kategori penerima tertentu dengan besaran dana yang bervariasi. Kategori ini mencakup ibu hamil, anak usia dini, pelajar dari jenjang SD hingga SMA, lansia, serta penyandang disabilitas berat.
| Kategori Penerima Manfaat | Nominal per Tahap | Total per Tahun |
|---|---|---|
| Ibu Hamil atau Nifas | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
| Anak Usia 0-6 Tahun | Rp750.000 | Rp3.000.000 |
| Siswa SD Sederajat | Rp225.000 | Rp900.000 |
| Siswa SMP Sederajat | Rp375.000 | Rp1.500.000 |
| Siswa SMA Sederajat | Rp500.000 | Rp2.000.000 |
| Penyandang Disabilitas Berat | Rp600.000 | Rp2.400.000 |
| Lanjut Usia (Lansia) | Rp600.000 | Rp2.400.000 |
Proses pencairan dana PKH dilakukan dalam empat tahap sepanjang tahun. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman detik, Tahap 1 berlangsung Januari-Maret, Tahap 2 April-Juni, Tahap 3 Juli-September, dan Tahap 4 Oktober-Desember.
Program Sembako dan Bantuan Pendidikan
Selain PKH, pemerintah melanjutkan penyaluran Program Sembako atau BPNT guna menjaga ketahanan pangan masyarakat kurang mampu. Penerima manfaat program ini akan mendapatkan dana sebesar Rp200.000 setiap bulannya.
Dana tersebut dikirimkan langsung ke rekening penerima atau melalui kartu sembako untuk digunakan membeli kebutuhan pokok. Program ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga KPM secara berkelanjutan.
Di sektor pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan ini menyasar siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin agar tetap dapat mengakses layanan pendidikan.
Dana bantuan PIP dapat dimanfaatkan oleh peserta didik untuk membeli perlengkapan sekolah, membiayai transportasi, hingga kebutuhan pendidikan lainnya. Hal ini bertujuan untuk menekan angka putus sekolah di berbagai daerah.
Cara Cek Status Penerima Secara Online
Masyarakat yang ingin mengetahui status kepesertaan bansos Mei 2026 dapat mengakses portal resmi Kementerian Sosial. Langkah pertama adalah dengan mengunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban di ponsel atau komputer.
Pengguna diwajibkan memasukkan data wilayah yang mencakup provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa sesuai dengan data di KTP. Selanjutnya, ketikkan nama lengkap penerima manfaat secara tepat pada kolom yang disediakan.
Selesaikan proses verifikasi dengan memasukkan kode captcha yang muncul di layar, lalu pilih tombol cari data. Sistem akan memproses pencarian dan menampilkan informasi lengkap mengenai status bantuan yang diterima oleh KPM terkait.