Aktor dan penulis naskah yang berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dipastikan tidak dapat masuk dalam nominasi Oscar 2027. Kebijakan ini diambil demi menjaga orisinalitas dan kreativitas murni dari manusia di industri perfilman.
Penggunaan teknologi AI saat ini memang semakin marak untuk membantu efisiensi kerja manusia. Bahkan, dunia seni sempat dikejutkan oleh kemunculan aktris buatan AI bernama Tilly Norwood pada tahun 2025 yang memicu kritik keras dari persatuan aktor SAG-AFTRA.
Dilansir dari Filmon, perwakilan organisasi Academy Awards akhirnya mengambil langkah tegas terkait fenomena ini pada tahun 2026. Pihak penyelenggara menekankan bahwa aspek akting dan penulisan naskah sepenuhnya harus dikerjakan langsung oleh manusia.
Ketentuan tersebut akan menjadi prasyarat utama untuk memperebutkan piala penghargaan tertinggi di ajang Academy Awards yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Panitia menegaskan bahwa sineas hanya diperbolehkan memanfaatkan teknologi AI sebatas alat bantu proses produksi.
Melalui regulasi anyar ini, Academy Awards memegang hak penuh untuk meminta informasi tambahan serta bukti kreatif dari para pendaftar. Langkah verifikasi yang diperketat di tahun 2027 ini bertujuan menjamin transparansi penuh dalam proses pembuatan film.
Penerapan aturan ketat ini sekaligus menjadi jawaban atas kekhawatiran para pekerja seni kreatif yang cemas posisi mereka akan tergeser oleh efisiensi biaya teknologi kecerdasan buatan.
| Aspek | Aturan Baru Oscar 2027 | Penjelasan |
|---|---|---|
| Penulis Naskah | Harus manusia | Naskah film wajib ditulis oleh manusia, AI tidak bisa menjadi penulis utama |
| Aktor/Aktris | Harus manusia | Karakter atau aktor berbasis AI tidak dapat dinominasikan |
| Penggunaan AI | Diperbolehkan terbatas | AI hanya boleh digunakan sebagai alat bantu (editing, ide, efek visual) |
| Kelayakan Nominasi | Berbasis karya manusia | Hanya karya dengan kontribusi kreatif manusia yang dipertimbangkan |
| Transparansi | Wajib ada bukti | Academy dapat meminta bukti proses kreatif produksi |
| Tujuan Utama | Menjaga keaslian | Memastikan karya tetap orisinal dan berbasis kreativitas manusia |
| Dampak Industri | Melindungi pekerja | Melindungi aktor dan penulis dari potensi tergantikan AI |
| Pengawasan | Lebih ketat | Proses seleksi dan verifikasi nominasi akan diperketat |
Melalui restrukturisasi regulasi tersebut, komitmen untuk memproteksi mata pencaharian para aktor dan penulis naskah dapat diperkuat. Langkah ini juga diproyeksikan mampu mempertahankan nilai otentik dari karya-karya sinema yang berkompetisi di masa depan.