ONE OK ROCK Tutup Tur Asia di Jakarta, Taka Moriuchi Curhat Soal Album DETOX

ONE OK ROCK Tutup Tur Asia di Jakarta, Taka Moriuchi Curhat Soal Album DETOX
Foto: Ilustrasi ONE OK ROCK Tutup Tur Asia di Jakarta, Taka Moriuchi Curhat Soal Album DETOX.

Band alternatif asal Jepang, ONE OK ROCK, sukses menggelar konser penutup bertajuk DETOX ASIA TOUR 2026 di Jakarta pada Sabtu (16/5/2026). Di tengah pertunjukan yang berlangsung di Indonesia Arena kawasan GBK tersebut, sang vokalis sempat membagikan kisah emosionalnya.

Taka Moriuchi atau yang akrab disapa Taka, menceritakan proses penggarapan album DETOX yang dirilis pada tahun 2025. Album tersebut mengusung tema yang lebih berat dibandingkan dengan karya-karya ONE OK ROCK sebelumnya.

Seperti dilansir dari Detikcom, album ini dipenuhi lirik mendalam mengenai kehidupan, lagu perlawanan, sikap terhadap diktator, serta pemerintahan yang korup. Taka mengungkapkan bahwa dirinya baru menyadari kondisi dunia yang sangat kacau sekitar empat tahun lalu.

"Aku merasakannya, jadi itulah mengapa sebagai musisi, sebagai band rock juga sebagai orang Jepang, aku hanya ingin menyampaikan beberapa pesan kepada dunia. Kalian tahu? Bahkan jika aku memasukkan beberapa hal politik di album, kami bukan pemerintah. Kami hanya band rock and roll, musisi," kata Taka.

Ia juga menyoroti banyaknya orang yang menderita di tengah situasi dunia yang tidak menentu. Menurutnya, dinamika politik yang cenderung memilih arah kanan atau kiri terus terjadi tanpa bisa dihentikan oleh masyarakat biasa.

"Ada begitu banyak orang yang menderita. Itu selalu terjadi tapi kita gak bisa menghentikannya karena kita bukan pemerintah. Kita bukan urusan politik, kita hanya musisi, tapi kita bisa mengatakan sesuatu kepada dunia," ujar Taka.

Dirinya menegaskan tidak memihak pada sayap kanan maupun kiri dalam konstelasi politik tersebut. Taka menilai hilangnya kendali atau keseimbangan dari kedua belah pihak sama-sama tidak memberikan dampak yang baik.

"Ini bukan sayap kanan. Sebenarnya, saya tidak peduli kiri atau kanan, karena orang-orang ini, hal-hal seperti ini, selalu sama. Bahkan kehilangan sisi kiri pun, keseimbangannya tidak akan baik. Bahkan pihak kanan pun kehilangan kendali, itu bukan keseimbangan yang baik. Kita harus selalu saling membantu dan itu yang penting," tutur Taka.

Dampak dari peluncuran album yang sarat akan unsur politik tersebut membuat grup musik ini sempat mendapatkan serangan. Namun, sang vokalis menegaskan tidak terlalu memedulikan respons negatif tersebut.

"Benar? Ya, tapi aku gak peduli," kata Taka.

"Jika kalian ingin menyerang kami, silakan saja," ucap Taka.

Pernyataan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sebuah candaan ringan di atas panggung.

"Itu hanya sedikit bercanda, tapi, kalian tahu?" ujar Taka seraya tertawa.

Melalui karya-karya yang dibawakan ke berbagai negara, Taka berharap musik ONE OK ROCK dapat menjadi penghibur bagi para penggemar yang sedang menghadapi hari yang buruk. Meski demikian, ia menyadari musik memiliki batasan dalam mengubah kondisi dunia secara makro.

"Mungkin musik bisa membantu kalian, tapi dunia ini tidak menyimpan apa pun, kalian tahu? Bahkan jika kalian mendengarkan musik saat bangun tidur, mungkin itu tidak akan pernah bisa membantu, karena terlalu kacau saat ini. Itulah mengapa kami membuat album ini," kata Taka.

Konser DETOX ASIA TOUR 2026 di Indonesia Arena ini dimeriahkan dengan penamilan 16 lagu dan 2 lagu tambahan pada sesi encore. Momen ini sekaligus menandai kehadiran keempat kalinya band tersebut di tanah air.

ONE OK ROCK tercatat pertama kali menggelar konser tunggal di Indonesia pada November 2013 di Lapangan Parkir Kolam Renang Senayan. Konser kedua mereka berlangsung di Beach City International Stadium pada 29-30 September 2026 dalam rangkaian Luxury Disease Asia Tour, setelah sebelumnya sempat menjadi band pembuka konser Ed Sheeran di Stadion Utama GBK pada 2019.

Artikel terkait

Rekomendasi