OJK Beri Izin Usaha PT Genie Finance Indonesia Usai Ubah Nama

OJK Beri Izin Usaha PT Genie Finance Indonesia Usai Ubah Nama
Foto: Ilustrasi OJK Beri Izin Usaha PT Genie Finance Indonesia Usai Ubah Nama.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan pemberlakuan izin usaha bagi PT Genie Finance Indonesia menyusul perubahan identitas perusahaan dari sebelumnya PT Sembrani Finance Indonesia. Penetapan izin tersebut diumumkan pada Jumat (24/4/2026) melalui surat resmi yang ditandatangani oleh otoritas terkait di Jakarta.

Keputusan perizinan ini tertuang dalam ketetapan Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya tertanggal 9 April 2026. Berdasarkan laporan dari Finansial, perubahan tersebut telah resmi tercatat di bawah nomor KEP-73/PL.02/2026.

Direktur Eksekutif Indra Salfian A. menyampaikan penetapan status hukum tersebut dalam keterangan resminya kepada publik.

ÔÇ£Telah memberikan pemberlakuan izin usaha di bidang perusahaan pembiayaan sehubungan dengan perubahan nama PT Sembrani Finance Indonesia menjadi PT Genie Finance Indonesia,ÔÇØ tutur Indra Salfian A., Direktur Eksekutif.

Pemberlakuan izin operasional perusahaan pembiayaan ini efektif sejak tanggal penetapan keputusan oleh kepala departemen di lingkungan OJK.

ÔÇ£Dengan diberikannya pemberlakuan izin usaha perusahaan, PT Genie Finance Indonesia diwajibkan dalam menjalankan kegiatan usaha selalu menerapkan praktik usaha yang sehat dan senantiasa mengacu kepada peraturan perundangan yang berlaku,ÔÇØ ujar Indra Salfian A., Direktur Eksekutif.

Manajemen Genie Finance Indonesia sendiri telah menginformasikan pergantian nama tersebut sejak 25 Februari 2026 melalui situs resmi perusahaan. Perusahaan yang berkantor pusat di Pondok Indah Office Tower 1, Jakarta Selatan ini, tercatat memiliki performa keuangan yang positif sebelum pergantian nama dilakukan.

Merujuk pada laporan keuangan tahun 2024, entitas pembiayaan ini berhasil membukukan laba tahun berjalan mencapai Rp1 miliar. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 76 persen (year on year/YoY) dibandingkan perolehan pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp571 juta.

Artikel terkait

Rekomendasi