Dunia musik internasional baru saja kehilangan salah satu talenta terbaiknya setelah penyanyi legendaris Peabo Bryson dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka ini menyisakan kesedihan mendalam bagi banyak pihak, termasuk diva pop dunia Celine Dion.
Celine Dion secara khusus memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Peabo Bryson melalui media sosial pribadinya. Ia mengenang sosok Peabo sebagai rekan duet yang sangat berjasa dalam perjalanan awal kariernya di industri musik internasional.
Melalui unggahan di Instagram Story, pelantun lagu "My Heart Will Go On" tersebut membagikan foto kebersamaan mereka berdua. Foto itu menjadi simbol kenangan manis atas kerja sama ikonik mereka yang pernah menggetarkan panggung hiburan dunia.
Celine menuliskan pesan emosional yang menyatakan bahwa hatinya hancur mendengar berita kehilangan pria bersuara emas tersebut. Baginya, Peabo bukan sekadar penyanyi, melainkan sosok dengan jiwa yang sangat baik dan penuh keindahan seni.
Kenangan Indah di Balik Lagu Beauty and the Beast
Salah satu momen paling bersejarah bagi keduanya adalah saat mereka merekam lagu duet legendaris berjudul "Beauty and the Beast". Lagu yang menjadi soundtrack film animasi Disney ini berhasil meraih piala Grammy pada tahun 1993 silam.
Celine Dion mengungkapkan bahwa saat proses rekaman tersebut berlangsung, dirinya masih berada di tahap awal meniti karier global. Ia juga mengaku saat itu masih dalam proses belajar bernyanyi menggunakan lirik berbahasa Inggris secara fasih.
Dalam masa-masa sulit tersebut, Peabo Bryson hadir sebagai sosok yang sangat luar biasa dan memberikan kenyamanan penuh. Kebaikan hati Peabo membantu Celine melewati rasa gugup dan tantangan bahasa yang ia hadapi selama di studio rekaman.
Bagi Celine, Peabo Bryson akan selalu menjadi simbol nyata dari kebahagiaan bermusik yang pernah hadir dalam hidupnya. Ia meyakini bahwa suara merdu dan bakat luar biasa milik sang legenda akan selalu dirindukan oleh penggemar di seluruh dunia.
Di akhir pesannya, Celine menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa terdalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Kepergian Peabo Bryson dianggap sebagai hilangnya sebuah talenta besar yang karyanya telah menginspirasi banyak orang.
Duka dari Diva Indonesia Vina Panduwinata
Selain Celine Dion, duka mendalam juga dirasakan oleh salah satu diva ternama Indonesia, yakni Vina Panduwinata. Penyanyi yang akrab disapa Mama Vina ini memiliki kenangan yang belum lama terjadi bersama mendiang Peabo Bryson.
Vina Panduwinata sempat berbagi panggung dengan sang legenda dalam sebuah pertunjukan bertajuk The 90’s Intimate. Konser intim tersebut diselenggarakan pada awal Februari 2026 yang lalu di Jakarta.
Melalui akun media sosialnya, Vina mengunggah video penampilan Peabo Bryson saat beraksi di atas panggung tersebut. Ia menyebut momen berduet dengan pelantun "Tonight, I Celebrate My Love" itu sebagai pengalaman yang sangat luar biasa.
Vina juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara acara karena telah memberinya kesempatan langka untuk bersanding dengan ikon musik dunia. Baginya, pertemuan tersebut telah menjadi kenangan indah yang tidak akan pernah ia lupakan.
Penyanyi lagu "Surat Cinta" ini menegaskan bahwa Peabo Bryson akan selamanya dikenang sebagai seorang ikon musik sejati. Ia pun mengirimkan doa dan simpati bagi keluarga, kerabat, serta seluruh penggemar Peabo di berbagai belahan dunia.
Informasi Terkait Kepergian Peabo Bryson
Pihak keluarga dan tim medis memberikan informasi resmi mengenai penyebab wafatnya sang musisi legendaris sebagai berikut:
- Peabo Bryson mengembuskan napas terakhirnya pada hari Selasa malam, tanggal 2 Juni 2026.
- Penyebab utama meninggalnya sang penyanyi adalah serangan strok yang dideritanya sejak akhir Mei lalu.
- Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.00 waktu setempat atau ET (Eastern Time).
- Saat-saat terakhirnya dihabiskan dengan tenang sambil dikelilingi oleh keluarga serta orang-orang terkasih.
Pernyataan resmi dari pihak keluarga menggambarkan bagaimana Peabo Bryson telah menjadi pengiring dalam banyak momen berharga manusia selama lima dekade. Musiknya dianggap telah menyentuh berbagai generasi melalui kisah cinta dan pesan-pesan yang inspiratif.
Warisan Musik yang Abadi
Warisan seni yang ditinggalkan oleh Peabo Bryson diyakini akan terus hidup di hati para penggemar selamanya. Suaranya yang khas telah memberikan warna tersendiri dalam industri musik soul dan pop internasional selama bertahun-tahun.
Sebagai bentuk penghormatan, berikut adalah ringkasan singkat mengenai riwayat kesehatan dan momen terakhir sang legenda sebelum berpulang.
Berikut adalah rangkuman kronologi dan kondisi terakhir mendiang Peabo Bryson:
| Keterangan | Detail Informasi |
|---|---|
| Waktu Kematian | Selasa, 2 Juni 2026 pukul 17.00 ET |
| Penyebab Utama | Komplikasi akibat serangan strok |
| Durasi Karier | Lebih dari 50 tahun (5 dekade) |
| Lokasi Terakhir | Didampingi keluarga besar di rumah duka |
| Pencapaian Utama | Pemenang Grammy dan pengisi soundtrack legendaris Disney |
Data di atas menunjukkan betapa besarnya pengaruh Peabo Bryson dalam industri musik dunia hingga akhir hayatnya. Meskipun raga telah tiada, karya-karyanya dipastikan akan tetap diputar dan diapresiasi oleh pecinta musik di seluruh dunia.
Peabo Bryson bukan hanya meninggalkan lagu-lagu hits, tetapi juga kenangan akan kerendahan hatinya sebagai seorang mentor bagi penyanyi muda. Warisan abadi ini menjadi bukti bahwa dedikasi dalam seni musik dapat menyentuh banyak jiwa lintas negara.