Ajang lari internasional Maybank Marathon dijadwalkan kembali berlangsung di Bali pada 23 Agustus 2026 dengan mempertahankan status elite label road race dari World Athletics. Pengumuman penyelenggaraan event tahunan ini disampaikan di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis (30/4/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Perhelatan yang telah eksis sejak 2012 ini bakal memusatkan seluruh rangkaian lomba di Bali United Training Center. Terdapat tiga kategori utama yang dikompetisikan bagi para peserta, yakni Marathon dengan jarak 42,195 km, Half Marathon sejauh 21,1 km, serta kategori 10K.
Project Director Maybank Marathon 2026, Bambang Irawan, menekankan bahwa ajang ini merupakan bagian dari kampanye gaya hidup sehat bagi masyarakat. Pihak penyelenggara berkomitmen memberikan pengalaman menyeluruh bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi tersebut.
"Kami melihat bukan hanya mencapai garis finish, it's about journey ya. Kami ingin kasih pengalaman end-to-end yang wow, spektakuler, dan kasih kesan mendalam bagi pelari, sponsor, dan teman-teman semua keluarga yang tinggal di sana," ujar Bambang Irawan.
Bambang juga menyoroti keunikan sekaligus tantangan cuaca di Pulau Dewata yang memiliki tingkat kelembapan tinggi bagi para atlet lari. Meski kondisi alam tidak menentu, antusiasme peserta dinilai tetap tinggi dalam menghadapi tantangan rute di Bali.
"Cheering-nya memang hebat banget di sana. Tapi perlu kita tahu juga, di Bali itu cuacanya kan cukup panas. Kelembabannya cukup tinggi. Kadang-kadang cuacanya pagi hujan, berhenti hujan, hujan lagi gitu ya. Tapi surprisingly enggak ada orang berhenti lari tuh. Mau hujan, mau panas lagi, jalan saja," kata Bambang Irawan.
Aspek keselamatan menjadi prioritas utama mengingat karakteristik rute yang melewati jalan umum sempit dan tanjakan. Penyelenggara telah menyiapkan mitigasi risiko mulai dari proses pendaftaran hingga penyediaan fasilitas medis di sepanjang jalur perlombaan.
"Prioritas utama kita itu adalah di keselamatan. Safety dan security is our top most priority lah ya. Jadi kalau bicara mengenai persiapan, rasanya end to end. Dari mulai pendaftaran yang kemarin kita sudah lakukan ya," ujar Bambang Irawan.
Penyediaan titik hidrasi atau water station dipastikan akan ditempatkan pada jarak yang berdekatan untuk mendukung kondisi fisik pelari. Petugas paramedis juga akan disebar secara merata di sepanjang lintasan guna mengantisipasi insiden kesehatan selama acara berlangsung.
"Kemudian nanti ketika pengambilan race pack juga. Di rute berlari kami juga bikin water station atau hydration point di titik-titik yang cukup dekat. Kami juga akan ada petugas paramedis yang akan disebar di sepanjang rute lari karena kami sangat menghindari hal-hal yang tidak baik terjadi di sana," lanjut Bambang Irawan.
Evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar bagi panitia untuk melakukan perbaikan layanan pada edisi kali ini. Bambang memastikan setiap detail operasional telah dipersiapkan secara matang guna menjaga kualitas label internasional yang disandang.
"So, rasanya sudah end to end kami lakukan. Kami tahu sudah lakukan cukup baik di tahun-tahun lalu dan setiap tahun kita selalu hadirkan improvement atau perbaikan-perbaikan," tegas Bambang Irawan.