Al Ghazali Tegaskan Makna Religius Nama Soleil Zephora Ghazali

Al Ghazali Tegaskan Makna Religius Nama Soleil Zephora Ghazali
Foto: Ilustrasi Al Ghazali Tegaskan Makna Religius Nama Soleil Zephora Ghazali.

Aktor Al Ghazali membela sikap istrinya, Alyssa Daguise, yang melayangkan teguran keras kepada warganet setelah nama putri mereka dijadikan bahan lelucon di media sosial. Sebagaimana dilansir dari Suara, Al menyampaikan pembelaan tersebut saat ditemui di RS JWCC Asih, Jakarta Selatan, pada Rabu, 13 Mei 2026.

Putri pertama pasangan ini, Soleil Zephora Ghazali, lahir pada Minggu, 10 Mei 2026 melalui proses persalinan normal. Bayi dengan berat 3,02 kilogram dan panjang 49 sentimeter tersebut memiliki nama dengan akar nilai religius yang telah direncanakan Al sejak lama.

Al mengungkapkan bahwa pemilihan nama Zephora merupakan representasi dari impian masa kecilnya yang terinspirasi oleh tokoh dalam sejarah Islam. Nama tersebut merujuk pada sosok istri Nabi Musa yang dikenal dengan nama Shafura dalam tradisi Islam atau Zipporah dalam tradisi lainnya.

"Kalau Zephora itu terinspirasi dari istri Nabi Musa. Karena jujur aja kalau cowok aku belum ada pikiran nama sebelumnya, tapi nama Zephora ini dari aku kecil yang selalu pengin aku namain ke anak aku," kata Al Ghazali.

Pria berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa identitas sang anak memiliki landasan spiritual yang kuat sehingga tidak sepatutnya dianggap sebagai candaan. Dukungan penuh diberikan kepada Alyssa guna memastikan kehormatan nama buah hati mereka tetap terjaga dari komentar negatif publik.

"Iya, betul (mendukung Alyssa). Ya karena emang nama Islam. Awal-awal dia takut kalau diledekkin namanya, jadi dia (maunya) harus bagus," ujar Al Ghazali.

Kisah sejarah mencatat bahwa istri Nabi Musa memiliki peran krusial saat mendampingi sang nabi di masa pengasingan di Midian. Nilai kesetiaan dan peran penting inilah yang menjadi landasan bagi Al dalam menyematkan nama tersebut kepada putrinya.

Pasca kelahiran, pasangan ini memutuskan untuk merawat Soleil Zephora secara mandiri demi mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak. Mereka berkomitmen untuk membesarkan sang bayi tanpa menggunakan jasa pengasuh tambahan dalam keseharian mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi