Liverpool FC resmi menjadi klub sepak bola pertama di dunia yang meraih penghargaan Food Made Good Standard atas keberhasilan mengelola sistem pangan ramah lingkungan di seluruh stadion dan fasilitas klub pada Rabu (22/4/2026).
Pencapaian standar emas ini diberikan oleh The Sustainable Restaurant Association (SRA) setelah melakukan evaluasi mendalam di lima lokasi utama klub, termasuk Stadion Anfield, pusat latihan AXA, dan akademi sepak bola Liverpool.
Dilansir dari Lestari, klub Liga Inggris dengan total 133,8 juta penonton pada musim 2024-25 ini memperoleh peringkat bintang dua berkat inisiatif keberlanjutan seperti pembuatan kebun tanaman pangan mandiri dan penghapusan penggunaan plastik sekali pakai.
Program daur ulang klub juga mencatatkan hasil signifikan dengan pengumpulan lebih dari satu juta botol plastik dan komitmen untuk mendaur ulang seluruh sisa makanan pada tahun 2030 mendatang.
CEO SRA Juliane Caillouette Noble mengapresiasi keberhasilan klub dalam menyelesaikan evaluasi perdana tersebut dengan hasil yang sangat memuaskan di berbagai pilar penilaian.
"Kami sangat senang melihat Liverpool FC menyelesaikan evaluasi Food Made Good Standard dan berhasil meraih dua bintang yang mengesankan pada penilaian pertama mereka," ungkap Juliane Caillouette Noble, CEO SRA.
Ia menambahkan bahwa strategi keberlanjutan bertajuk Red Way yang dijalankan klub telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas melalui dukungan yayasan klub.
"Mulai dari mencari bahan makanan secara bertanggung jawab dan mengurangi sampah plastik sekali pakai, hingga mendukung masyarakat melalui yayasan klub (LFC Foundation), inisiatif Red Way milik klub ini sangat menyeluruh dan berdampak nyata," paparnya lagi.
Chief Operating Officer Liverpool FC Paul Cuttill menyatakan bahwa sistem pangan yang adil secara sosial dan memulihkan lingkungan merupakan inti dari pendekatan operasional pihak klub saat ini.
"Menciptakan sistem pangan yang memulihkan lingkungan dan adil secara sosial adalah inti dari pendekatan kami di LFC," kata Paul Cuttill, Chief Operating Officer Liverpool FC.
Cuttill menegaskan bahwa perolehan sertifikasi berskala global ini menjadi bukti kemajuan klub dalam menjaga kelestarian bumi serta memberikan manfaat langsung bagi karyawan dan masyarakat sekitar.
"Sertifikasi Food Made Good Standard, yang merupakan tanda keberlanjutan global yang menyeluruh, mencerminkan kemajuan yang kami capai di seluruh operasional kami demi kepentingan karyawan, bumi, dan masyarakat kami," tambahnya.
Selain aspek lingkungan, Liverpool FC menyalurkan 1.200 porsi makanan sisa pertandingan setiap minggu bagi warga Merseyside dan telah membantu 18 anak muda mendapatkan pekerjaan di bagian pelayanan klub.