Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh fenomena audio unik yang menarik perhatian publik. Kali ini, sebuah lagu berjudul "MBG Mas Bahlil Ganteng" menjadi perbincangan hangat karena liriknya yang dinilai nyeleneh dan mudah diingat oleh para pendengar.
Popularitas lagu ini melesat tajam setelah digunakan sebagai latar suara dalam puluhan ribu video di platform TikTok. Karakter musiknya yang dianggap sebagai earworm membuat banyak pengguna terus terngiang-ngiang setelah mendengarkannya.
Dikutip dari Suara, konten dari kreator digital Sania Leonardo menjadi salah satu pemicu utama meluasnya penyebaran lagu tersebut. Unggahan video milik Sania bahkan telah sukses menembus lebih dari 3,7 juta tanda suka dari netizen.
"Yang bikin lagu ini siapa sih?!" tanya Sania Leonardo.
Pertanyaan yang dilontarkan oleh Sania Leonardo ternyata mewakili rasa penasaran kolektif para pengguna internet. Banyak netizen yang ikut mencari tahu identitas pencipta asli di balik audio parodi yang sedang naik daun ini.
Berdasarkan penelusuran informasi yang beredar di platform digital, lagu "MBG Mas Bahlil Ganteng" pertama kali diunggah oleh akun TikTok @/vokaliz_netizen. Materi video tersebut dipublikasikan pertama kali pada tanggal 29 April 2026.
Hingga Senin, 25 Mei 2026, tayangan dari akun tersebut telah ditonton lebih dari 13 juta kali. Selain itu, unggahan prima tersebut juga sudah mengumpulkan 18 ribu komentar serta mengantongi lebih dari 1 juta tanda suka.
Akun pengunggah itu sendiri memang dikenal konsisten memproduksi karya musik secara acak. Sumber inspirasi lagu-lagunya sering kali diambil langsung dari berbagai komentar menggelitik netizen yang sedang ramai di jagat maya.
Proses pembuatan lagu "MBG Mas Bahlil Ganteng" ini diduga tidak melibatkan komposer musik konvensional secara manual. Aransemen tersebut disinyalir kuat memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan untuk mengubah teks komentar komedi menjadi sebuah lagu.
Daya tarik yang tinggi dari lagu parodi ini memicu kreativitas lanjutan dari para pengguna media sosial. Saat ini, mulai bermunculan versi rekaman yang lebih panjang, aransemen ulang dalam bentuk remix, hingga panduan chord gitar bagi masyarakat yang ingin memainkannya.