PT Remala Abadi Tbk (DATA) membukukan lompatan laba tahun berjalan hingga 102 persen menjadi Rp 28,32 miliar pada kuartal I-2026. Dilansir dari Investortrust, pencapaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 14,05 miliar.
Pertumbuhan laba bersih yang melesat tajam ini berjalan beriringan dengan peningkatan pendapatan perseroan. Emiten berkode saham DATA tersebut melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 37 persen menjadi Rp 118,31 miliar, dari posisi sebelumnya sebesar Rp 86,39 miliar.
Seiring dengan kenaikan pendapatan, laba bruto perusahaan turut terkerek naik menjadi Rp 88,72 miliar dari periode sebelumnya yang sebesar Rp 58,51 miliar. Laba usaha perseroan juga mengalami lonjakan signifikan menjadi Rp 47,13 miliar, dibandingkan Rp 18,79 miliar pada kuartal I-2025.
Dari sisi pengeluaran, DATA mencatat beban pokok pendapatan mengalami kenaikan dari Rp 27,88 miliar menjadi Rp 29,59 miliar. Selain itu, beban penjualan dan pemasaran dilaporkan meningkat menjadi Rp 9,53 miliar, sementara beban umum dan administrasi menyentuh angka Rp 32,04 miliar.
Pada pos keuangan, perseroan mengantongi pendapatan keuangan sebesar Rp 887,62 juta. Di sisi lain, beban keuangan DATA tercatat mencapai Rp 6,93 miliar, dengan pendapatan lain-lain neto berada di angka Rp 32,47 juta.
Aktivitas finansial tersebut mendorong laba sebelum pajak penghasilan perusahaan mencapai Rp 41,11 miliar, melesat dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 18,79 miliar. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp 12,79 miliar, laba tahun berjalan perseroan menjadi Rp 28,32 miliar.
Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami kenaikan dari Rp 13,70 miliar menjadi Rp 26,25 miliar. Kondisi ini membuat laba per saham dasar DATA ikut terangkat menjadi Rp 19,09 dari posisi sebelumnya yang sebesar Rp 9,96.