Laba Bersih Medco Energi Melonjak 282 Persen pada Kuartal I 2026

Laba Bersih Medco Energi Melonjak 282 Persen pada Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi Laba Bersih Medco Energi Melonjak 282 Persen pada Kuartal I 2026.

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 282,34 persen secara tahunan menjadi US$67,38 juta pada kuartal I/2026. Pertumbuhan signifikan pada periode Januari hingga Maret ini didorong oleh penguatan kinerja operasional dan kontribusi besar dari sektor pertambangan.

Dilansir dari Market, total pendapatan perseroan mencapai US$668,30 juta atau tumbuh 19,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$560,47 juta. Kenaikan ini ditopang oleh pertumbuhan hampir di seluruh lini bisnis, terutama kontrak penjualan migas yang menyumbang US$616,51 juta.

Peningkatan laba yang tajam tersebut juga dipengaruhi oleh bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama senilai US$44,55 juta pada Maret 2026. Angka ini berbalik positif secara drastis setelah sebelumnya mencatatkan kerugian sebesar US$20,00 juta pada kuartal pertama tahun 2025.

CEO MedcoEnergi Roberto Lorato menjelaskan bahwa hasil positif ini merupakan dampak dari kenaikan produksi dan perbaikan kontribusi di segmen ketenagalistrikan serta pertambangan. Dinamika harga komoditas global juga disebut turut memberikan pengaruh pada sisi penjualan.

"Kami dengan bangga melaporkan awal tahun 2026 yang baik, dengan peningkatan EBITDA dan laba bersih yang didukung oleh kenaikan produksi, serta kontribusi yang semakin membaik dari segmen ketenagalistrikan dan pertambangan kami. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyebabkan harga minyak meningkat pada Maret, yang memberikan dampak positif bagi penjualan likuid dan gas ekspor kami," ujar Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi melalui siaran pers yang dikutip Sabtu (2/5/2026).

Capaian laba tersebut juga tidak lepas dari kontribusi berkelanjutan PT Amman Mineral Internasional yang menyumbang laba bersih sebesar US$34 juta. Presiden Direktur Medco Energi Hilmi Panigoro menegaskan bahwa perseroan tetap mengedepankan efisiensi dan manajemen keuangan yang ketat dalam menjalankan operasinya.

"Kinerja kuartal pertama kami mencerminkan fokus berkelanjutan MedcoEnergi pada keunggulan operasional, manajemen keuangan yang disiplin, serta pertumbuhan jangka panjang. Kami tetap berkomitmen untuk memperkuat portofolio kami dan memberikan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Hilmi Panigoro, Presiden Direktur Medco Energi.

Hingga 31 Maret 2026, neraca keuangan MEDC menunjukkan total aset senilai US$8,27 miliar dengan total liabilitas yang menyusut menjadi US$5,86 miliar. Sementara itu, posisi ekuitas perseroan mengalami pertumbuhan menjadi US$2,40 miliar dari posisi US$2,36 miliar pada akhir tahun 2025.

Artikel terkait

Rekomendasi