Laba Bersih Blue Bird Turun Tipis Menjadi Rp155 Miliar

Laba Bersih Blue Bird Turun Tipis Menjadi Rp155 Miliar
Foto: Ilustrasi Laba Bersih Blue Bird Turun Tipis Menjadi Rp155 Miliar.

PT Blue Bird Tbk. (BIRD) melaporkan perolehan pendapatan sebesar Rp1,45 triliun pada kuartal I/2026, yang menandai pertumbuhan sebesar 11,6 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya. Capaian positif pada sisi pendapatan ini dilansir dari Market berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026.

Kenaikan omzet tersebut berbanding terbalik dengan performa laba bersih perseroan yang mengalami koreksi. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp155,5 miliar, atau turun 6 persen dari angka Rp165,4 miliar pada kuartal pertama tahun lalu.

Meskipun laba bersih menurun, perusahaan mencatatkan EBITDA sebesar Rp341,8 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini. Direktur Utama BIRD Adrianto Djokosoetono menjelaskan bahwa perusahaan fokus pada penguatan kualitas layanan di tengah ketatnya persaingan pilihan mobilitas masyarakat.

ÔÇ£Sepanjang 2026, fokus kami adalah menjaga momentum pertumbuhan dengan terus memperkuat keandalan layanan melalui kesiapan armada, perluasan akses pelanggan, dan produktivitas operasional yang semakin baik,ÔÇØ ujar Adrianto Djokosoetono melalui pernyataan tertulis pada Selasa (5/5/2026).

Adrianto memaparkan bahwa segmen layanan taksi menjadi motor utama dengan pertumbuhan pendapatan mencapai 12 persen secara tahunan. Selain itu, penggunaan aplikasi MyBluebird meningkat 22,4 persen, didorong oleh fitur harga tetap yang pemakaiannya melonjak hingga 29,2 persen.

ÔÇ£Perseroan juga memanfaatkan teknologi untuk membaca pola permintaan secara lebih presisi, termasuk berdasarkan area, momentum kegiatan, hingga jam operasional, sehingga penempatan armada dapat dilakukan secara lebih responsif dan efisien,ÔÇØ lanjut Adrianto Djokosoetono.

Pada masa angkutan Lebaran 2026, perusahaan juga mengklaim adanya performa yang lebih kuat dibandingkan tahun lalu akibat tingginya permintaan mobilitas libur panjang. Ekspansi operasional dilakukan melalui penambahan titik pangkalan yang jangkauannya meningkat 43 persen secara tahunan.

Sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan, Blue Bird melanjutkan penambahan unit kendaraan listrik di berbagai daerah. Langkah ini mencakup penguatan ekosistem armada ramah lingkungan yang saat ini difokuskan pada wilayah Bandung dan Bali.

Artikel terkait

Rekomendasi