Atmosfer luar biasa menyelimuti sebuah pertandingan liga sepak bola di Kosta Rika, Amerika Tengah, baru-baru ini. Para penggemar serial Demon Slayer dikejutkan dengan kemunculan tokoh utama, Tanjiro Kamado, di area stadion.
Dilansir dari Detikcom, sebuah potongan video yang menjadi viral di media sosial memperlihatkan koreografi berukuran raksasa. Aksi tersebut menampilkan sosok Tanjiro Kamado dalam posisi ikonik saat menggunakan teknik pernapasan Matahari.
Visual luar biasa ini dilengkapi dengan pesan bertajuk "La Caceria Ha Comenzado" yang berarti Perburuan Telah Dimulai. Selain itu, para suporter juga terdengar meneriakkan kata "Tatakae" yang identik dengan seruan perjuangan Tanjiro saat menghadapi lawan-lawannya.
Koreografi kreatif ini menarik perhatian luas karena ukurannya yang sangat masif hingga menutupi hampir satu sektor tribun stadion. Aksi suporter berbasis tema anime ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar yang pernah ada di luar wilayah Jepang.
Tanjiro Kamado sendiri merupakan karakter sentral dalam serial manga dan anime fenomenal Kimetsu no Yaiba atau Demon Slayer. Ia digambarkan sebagai sosok pemburu iblis yang memiliki sifat penyayang, pekerja keras, dan memiliki tekad kuat.
Motivasi utama perjuangan Tanjiro adalah untuk membalaskan dendam keluarganya serta mencari cara mengembalikan adiknya, Nezuko, menjadi manusia kembali. Sebagai anak tertua, ia memikul tanggung jawab besar setelah kematian ayahnya dan peristiwa pembantaian keluarganya oleh Muzan Kibutsuji.
Kekuatan dan Teknik Bertarung Tanjiro
Dalam menjalankan misinya sebagai pemburu iblis, Tanjiro dibekali dengan kemampuan indra penciuman yang sangat tajam. Kelebihan ini memungkinkannya untuk merasakan emosi hingga mendeteksi keberadaan ancaman di sekitarnya secara akurat.
Selain ketajaman indra, ia juga dikenal sebagai ahli pedang yang sangat tangguh. Tanjiro tercatat menguasai dua teknik pernapasan utama yang menjadi senjata andalannya dalam pertempuran, yakni Pernapasan Air atau Water Breathing dan Pernapasan Matahari yang juga dikenal sebagai Hinokami Kagura.