Presenter Indy Barends memberikan klarifikasi terkait unggahan video putra keduanya, Manuel Tobias Sarmanella, yang sempat viral di media sosial pada Selasa (14/4/2026). Video tersebut menjadi sorotan publik karena membahas isu kesehatan mental dan dampak perkataan orang tua terhadap anak.
Dilansir dari Detik Hot, Indy mengaku sempat terkejut dan merasa bingung saat pertama kali melihat konten yang diunggah putranya tersebut. Ia tidak menampik adanya kekhawatiran pribadi sebagai seorang ibu mengenai kondisi emosional yang sedang dialami oleh Manuel.
"Gak usah orang lain yang menilai, aku pun ibunya juga merasa 'Ini ada apa?', Tapi ternyata Manuel menjawab, 'Jangan mikirin Mama terus'," kata Indy Barends saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Indy memilih bersikap tenang dan tidak langsung memberikan respons konfrontatif kepada sang anak. Penjelasan mendalam mengenai maksud video itu baru dibicarakan secara personal setelah Indy menunggu momen yang tepat selama dua bulan.
"Aku menunggu waktu sampai dua bulan baru bisa ngobrol tentang video itu, ya kan Manuel ya? Karena, perlu banget hati-hati untuk bisa nanya ini ada apa video itu dibuat," jelas Indy Barends.
Manuel Tobias yang turut mendampingi ibunya menegaskan bahwa konten tersebut tidak bertujuan untuk menyudutkan Indy Barends secara personal. Remaja berusia 17 tahun ini menyatakan dukungannya terhadap solidaritas sesama generasi Z melalui video tersebut.
"Itu sebenarnya bukan maksud untuk mengatakan mama aku jelek atau apa gitu, atau sesuatu yang buruk atau apa, nggak. Itu awalnya itu aku sebenarnya untuk mem-provoke-kan generasi aku yang generasi aku nih sekarang ini, Gen Z ya," ujar Manuel.
Tujuan utama dari pembuatan video tersebut adalah untuk memberikan dorongan semangat bagi rekan-rekan sebayanya. Manuel ingin menyampaikan pesan bahwa setiap individu memiliki nilai dan tidak boleh menyerah menghadapi tekanan ekspektasi.
"Aku cuma memberi motivasi dari itu bahwa tuh lo itu penting, lo itu masih layak untuk hidup. Jadi jangan pernah untuk menyerah, don't ever give up, follow your dreams," imbuh Manuel.