Kondisi internal Real Madrid di pusat latihan Valdebebas dilaporkan tidak kondusif setelah klub raksasa Spanyol tersebut dipastikan menutup musim kompetisi tanpa raihan satu pun trofi. Ketegangan ini melibatkan perselisihan antara jajaran pelatih dan sejumlah pemain senior di ruang ganti tim utama.
Dilansir dari Bola, rentetan hasil mengecewakan di kompetisi domestik maupun Eropa telah mengganggu stabilitas emosional skuad Los Blancos. Friksi internal ini mencuat ke publik seiring dengan laporan adanya beberapa insiden yang melibatkan nama-nama besar di dalam struktur tim.
Salah satu kejadian yang menjadi sorotan adalah ledakan emosi bek veteran Antonio Rudiger saat sesi latihan berlangsung. Pemain berusia 33 tahun tersebut dikabarkan sempat kehilangan kendali terhadap rekan setimnya hingga memicu kegaduhan, meskipun manajemen klub menilai hal itu hanya luapan karakter personal sang pemain.
Perselisihan ini menambah daftar kontroversi yang pernah melibatkan pemain asal Jerman tersebut. Sebelumnya, Rudiger sempat dituding melakukan tindakan kasar terhadap pemain Getafe, Diego Rico, dalam sebuah pertandingan liga.
"Jika saya bermaksud melukainya, dia pasti masih tergeletak di sana," kata Rudiger, bek Real Madrid.
Selain masalah antar-pemain, posisi manajer Alvaro Arbeloa juga berada dalam tekanan besar akibat retaknya hubungan dengan beberapa pilar tim. Arbeloa sempat terlihat melakukan protes keras kepada ofisial keempat saat laga melawan Real Betis pada 24 April 2026 di Stadion La Cartuja, Sevilla.
Gelandang Dani Ceballos dilaporkan telah meminta pemutusan kerja sama dengan Arbeloa setelah terlibat perdebatan sengit di kantor pelatih. Mantan pemain Arsenal tersebut diprediksi akan segera meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas mendatang.
Ketegangan tidak berhenti di sana, karena Arbeloa juga disebut berselisih dengan bek muda Raul Asencio dan kapten tim Dani Carvajal. Sang kapten merasa waktu bermainnya tidak mencukupi untuk mengamankan posisi di tim nasional menjelang Piala Dunia 2026.
Menghadapi situasi ruang ganti yang semakin panas, manajemen Real Madrid mulai mempertimbangkan perombakan besar untuk musim depan. Nama-nama pelatih ternama seperti Mauricio Pochettino, Jose Mourinho, hingga Lionel Scaloni masuk dalam radar bursa calon pengganti Arbeloa.