Gelandang muda Persija Jakarta, Rayhan Hannan, kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat tim nasional senior Indonesia. Pemain berusia 22 tahun ini masuk dalam daftar skuad Garuda untuk menghadapi agenda FIFA Matchday pada Juni 2026 mendatang.
Dalam jadwal terdekat, Timnas Indonesia akan menantang Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pertandingan tersebut direncanakan berlangsung masing-masing pada hari Jumat (5/6) dan Selasa (9/6).
Kesempatan ini menjadi peluang bagi Hannan untuk menambah catatan penampilannya bersama tim nasional. Sebelumnya, ia tercatat sudah mengoleksi tiga caps saat membela Indonesia pada ajang Piala AFF 2024.
Antusiasme Berlatih Bersama Pemain Diaspora
Rayhan Hannan menyatakan rasa gembiranya bisa kembali bergabung dengan tim asuhan pelatih tim nasional. Ia merasa sangat antusias karena momen ini menjadi kali pertama dirinya berada di skuad senior bersama banyak pemain diaspora.
Menurut Hannan, kehadiran para pemain yang merumput di luar negeri memberikan banyak pelajaran berharga bagi dirinya. Pengalaman tersebut ia sampaikan saat ditemui di sela-sela latihan di Stadion Madya, Jakarta.
Berikut adalah beberapa poin yang menjadi fokus Rayhan Hannan saat bergabung dengan skuad senior:
- Beradaptasi dengan standar permainan internasional yang dibawa oleh pemain diaspora.
- Meningkatkan kualitas teknis dan pemahaman taktik melalui latihan intensif.
- Membangun chemistry dengan rekan setim baru untuk memperkuat lini tengah Garuda.
Melalui interaksi dengan pemain yang berkarier di mancanegara, Hannan berharap dapat menyerap ilmu baru yang bermanfaat bagi kariernya ke depan. Hal ini dianggapnya sebagai kesempatan emas untuk mengembangkan potensi diri lebih jauh.
Performa yang Semakin Matang di Persija
Kenaikan performa Hannan di level klub menjadi alasan kuat di balik pemanggilannya ke tim nasional. Meski sempat mengawali musim kompetisi dengan kurang maksimal, ia berhasil bangkit dalam beberapa bulan terakhir.
Sejak Maret, Hannan hampir selalu dipercaya sebagai pemain inti atau starter dalam 10 pertandingan terakhir. Konsistensi permainannya di atas lapangan memberikan dampak positif yang signifikan bagi tim berjuluk Macan Kemayoran.
Data kontribusi Rayhan Hannan dalam 10 pertandingan terakhirnya bersama Persija:
| Kategori Penampilan | Catatan Statistik |
|---|---|
| Jumlah Pertandingan | 10 Laga Terakhir |
| Gol yang Dicetak | 3 Gol |
| Jumlah Assist | 1 Assist |
| Status Bermain | Hampir Selalu Starter |
Tabel di atas menunjukkan produktivitas Hannan yang kian tajam di lini serang dan kreativitasnya di sektor tengah. Ia mampu membuktikan bahwa kerja kerasnya membuahkan hasil yang manis bagi klub dan dirinya sendiri.
Hannan menyadari bahwa dinamika dalam dunia sepak bola adalah hal yang wajar bagi setiap pemain profesional. Baginya, menjaga fokus dan terus bekerja keras adalah kunci utama untuk menghadapi situasi sulit di awal kompetisi.
Ia mengandaikan perjalanan kariernya seperti kehidupan yang kadang berada di posisi atas maupun bawah. Pemain muda ini percaya bahwa segala pencapaian positif akan datang pada waktu yang tepat jika dibarengi dengan ketekunan.
Alasan Pelatih Memanggil Hannan
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, memberikan penjelasan terkait keputusannya memanggil Hannan. Herdman menilai sang pemain memiliki profil yang sesuai dengan strategi yang ingin ia terapkan di lapangan.
Kualitas teknis yang mumpuni serta pemahaman taktis yang baik menjadi pertimbangan utama sang pelatih. Kehadiran Hannan diharapkan dapat menambah kedalaman skuad Indonesia dalam menghadapi tantangan berat di kancah internasional.