Keluarga Michael Jackson Biayai Syuting Ulang Film Biopik Michael

Keluarga Michael Jackson Biayai Syuting Ulang Film Biopik Michael
Foto: Ilustrasi Keluarga Michael Jackson Biayai Syuting Ulang Film Biopik Michael.

Produksi film biopik Michael Jackson bertajuk Michael dilaporkan melakukan syuting ulang selama 22 hari dengan biaya tambahan mencapai USD 15 juta atau sekitar Rp 238 miliar pada April 2026. Langkah ini diambil untuk merombak total narasi terkait isu sensitif sang bintang.

Dilansir dari Detikcom yang mengutip laporan Bloomberg via THR pada 26 April, sutradara Antoine Fuqua dan produser Graham King harus melakukan perubahan besar pada babak ketiga film. Hal ini dipicu oleh adanya kendala hukum yang sangat ketat dari pihak ahli waris.

Biaya tambahan fantastis tersebut kabarnya tidak ditanggung oleh pihak studio seperti Lionsgate atau Universal. Keluarga besar Michael Jackson memilih untuk membiayai sendiri proses syuting ulang tersebut demi mendapatkan kontrol penuh atas penggambaran sang megabintang di layar lebar.

Awalnya, tim produksi berencana memasukkan detail kasus hukum Jordan Chandler tahun 1993 ke dalam plot cerita. Namun, klausul dalam perjanjian damai tahun 1994 melarang penggambaran sosok tersebut maupun detail kejadiannya dalam format media film apa pun.

"Mereka menyadari bahwa jika mereka memasukkan bagian itu, mereka akan menghadapi tuntutan hukum yang tidak akan pernah berakhir. Itu adalah mimpi buruk hukum yang ingin dihindari oleh semua orang." ujar seorang sumber yang terlibat dalam produksi kepada The Hollywood Reporter.

Perubahan ini mengakibatkan penghapusan adegan pembuka yang awalnya memperlihatkan penggerebekan kepolisian di Neverland Ranch. Fokus kronologis film kini berakhir pada masa puncak tur album Bad di akhir tahun 1980-an, bukan saat kematian Jackson pada 2009.

"Daripada mencoba menyeimbangkan antara kejeniusan seni dan tuduhan kriminal yang rumit, produser memilih untuk mengakhiri cerita saat Michael masih berada di puncak dunia, sebelum skandal besar itu merusak citranya secara permanen." lapor sumber internal mengenai alasan pergeseran fokus cerita tersebut.

Meskipun terjadi perubahan narasi yang signifikan, pihak Lionsgate mencoba memberikan kepastian terkait kualitas hasil akhir produksi film ini. Mereka menegaskan komitmen untuk tetap memberikan karya terbaik bagi para penggemar yang telah lama menanti.

"Kami sangat bangga dengan kemajuan film ini. Seperti halnya produksi film besar lainnya, syuting tambahan dilakukan untuk memastikan kualitas terbaik bagi para penggemar di seluruh dunia." kata pihak Lionsgate dalam pernyataan resmi mereka.

Film Michael yang dibintangi oleh keponakan kandung sang bintang, Jaafar Jackson, tetap dijadwalkan untuk tayang di bioskop secara global pada April 2025 mendatang. Proses produksi kini terus berlanjut di bawah pengawasan ketat pihak keluarga dan tim kreatif.

Artikel terkait

Rekomendasi