PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkenalkan inovasi terbaru berupa fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI untuk memperkuat perlindungan bagi penumpang perempuan. Peluncuran layanan ini diumumkan pada Senin (20/4/2026) sebagai langkah konkret dalam meminimalisir risiko gangguan keamanan selama perjalanan.
Fitur baru tersebut memberikan informasi visual mengenai peta kursi, di mana kursi yang telah dipesan oleh perempuan akan berwarna merah muda dan laki-laki berwarna abu-abu. Berdasarkan data yang dilansir dari Money, inovasi ini mempermudah penumpang perempuan untuk memilih posisi tempat duduk yang berdekatan dengan sesama perempuan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa pengembangan layanan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin bervariasi.
ÔÇ£KAI terus menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,ÔÇØ ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Pihak perusahaan juga telah menyediakan beragam fasilitas pendukung lain seperti kereta khusus wanita pada layanan Commuter Line dan LRT Jabodebek. Pemisahan fasilitas toilet antara pria dan wanita pada rangkaian kereta api jarak jauh juga menjadi standar layanan yang diterapkan saat ini.
ÔÇ£KAI terus memperkuat sistem dan pengawasan, sekaligus mengajak pelanggan untuk saling menjaga ruang bersama agar perjalanan tetap aman dan nyaman,ÔÇØ tambah Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Langkah preventif ini diambil mengingat adanya laporan 20 kasus pelecehan seksual pada layanan Commuter Line sepanjang periode Januari hingga Maret 2026. KAI berkomitmen untuk menindak tegas pelaku serta memberikan pendampingan hukum bagi korban hingga kasus tuntas di pengadilan.
ÔÇ£Perjalanan yang aman hadir dari sistem yang terjaga dan kepedulian bersama. Kami ingin setiap pelanggan merasa lebih tenang sejak berangkat hingga tiba di tujuan,ÔÇØ jelas Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Penguatan sistem keamanan juga dilakukan melalui integrasi Command Center dengan CCTV Analytics yang terpasang di stasiun maupun di dalam gerbong kereta. Hal ini menjadi krusial mengingat volume penumpang yang terus mengalami peningkatan signifikan pada awal tahun ini.
ÔÇ£KAI terus menjaga kualitas layanan dengan menghadirkan fasilitas yang mendukung rasa aman dan kenyamanan pelanggan,ÔÇØ tegas Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Data statistik menunjukkan KAI Group melayani total 128 juta pelanggan pada kuartal pertama 2026, atau tumbuh sebesar 9,97 persen dibandingkan tahun lalu.
| Layanan Kereta | Jumlah Pelanggan | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|
| Commuter Line | 101,3 Juta | 8,11% |
| KA Jarak Jauh & Lokal | 14,5 Juta | 18,4% |
| LRT Jabodebek | 7,7 Juta | Tercatat |
| KAI Bandara | 1,7 Juta | Tercatat |
| Whoosh (Kereta Cepat) | 1,4 Juta | Tercatat |
| LRT Sumsel | 1 Juta | Tercatat |
| KA MakassarÔÇôParepare | 75.421 | Tercatat |
KAI juga mencatatkan penyediaan 120 ruang laktasi di berbagai stasiun untuk mendukung kenyamanan ibu menyusui. Fasilitas tambahan seperti kids play area, guiding block untuk disabilitas, dan lift di stasiun besar terus diperkuat seiring pertumbuhan jumlah penumpang di seluruh lini layanan.