Penyanyi pop Justin Bieber mendapatkan kritik tajam dari para penggemar setelah tampil dengan konsep minimalis pada festival musik Coachella di California, Amerika Serikat, Sabtu (11/04/2026) malam. Aksi panggung tersebut dinilai terlalu santai meskipun sang bintang dilaporkan menerima bayaran sangat besar sebagai penampil utama.
Dilansir dari Wolipop, penyanyi berusia 32 tahun itu mengantongi kontrak senilai USD$10 juta atau setara Rp160 miliar untuk tampil selama dua akhir pekan. Namun, penonton menilai performanya kurang maksimal dan jauh dari kesan enerjik untuk ukuran sebuah ajang musik bergengsi.
Bieber muncul di atas panggung mengenakan pakaian kasual berupa hoodie dan celana pendek sembari membawakan lagu dari album terbarunya, SWAG dan SWAG II. Dalam salah satu sesi, ia bahkan duduk di bangku sambil membuka laptop untuk memutar lagu-lagunya sendiri melalui platform YouTube.
Pertunjukan tersebut berlanjut dengan penayangan berbagai klip viral dan meme internet pada layar besar, yang membuat sebagian penonton merasa konsep acara tidak terorganisir dengan baik. Beberapa pengguna media sosial menyebut aksi ini sebagai salah satu penampilan paling malas dalam sejarah festival tersebut.
"Beneran Justin Bieber 'menipu' Coachella US$ 10 juta cuma untuk putar lagu dari YouTube..." kata salah satu pengguna media sosial dalam laporannya. Sejumlah netizen juga membandingkan aksi Bieber dengan penyanyi lain, seperti Sabrina Carpenter, yang tampil dengan produksi panggung jauh lebih megah.
Meskipun banjir kritik, sebagian penggemar setia tetap memberikan pembelaan dan menganggap konsep tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah karier Bieber. Mereka menilai penggunaan YouTube merupakan penghormatan terhadap platform yang pertama kali membesarkan namanya dua dekade silam.
Dalam upaya membangun interaksi, Bieber sempat meminta penonton menentukan daftar lagu melalui kolom komentar siaran langsung. Laporan Page Six menyebutkan bahwa kontrak tersebut didapatkan langsung dari promotor Goldenvoice dengan nilai sekitar USD$5 juta per akhir pekan.