Pelatih John Herdman mulai merancang strategi besar untuk mendongkrak performa Timnas Indonesia agar mampu bersaing di ajang Piala Asia 2027. Langkah cepat ini diambil setelah Skuad Garuda dipastikan masuk ke dalam grup yang cukup berat pada turnamen mendatang.
Dikutip dari Suara, Timnas Indonesia berada di Grup F bersama tim-tim kuat seperti Jepang, Qatar, dan Thailand. Kondisi tersebut memicu Herdman untuk segera memetakan para pemain yang dianggap layak menjadi pilar utama lini pertahanan maupun penyerangan tim nasional.
Sebagai langkah awal, pelatih asal Inggris tersebut memanggil 23 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 30 Mei 2026. Agenda ini bakal menjadi panggung awal bagi sejumlah nama.
Mayoritas nama yang masuk dalam daftar panggilan kali ini merumput di kompetisi domestik. Tercatat hanya Marselino Ferdinan yang memiliki status sebagai pemain abroad, sementara sisanya aktif membela klub-klub di Super League dan Championship musim ini.
Pemusatan latihan ini awalnya dirancang untuk menghadapi kompetisi AFF Championship 2026 yang akan bergulir pada 24 Juli sampai 26 Agustus 2026. Kendati demikian, Herdman menegaskan bahwa program ini sekaligus menjadi bagian dari proyeksi jangka panjang menuju Piala Asia 2027.
Penyaringan talenta dari liga lokal dinilai menjadi fondasi krusial dalam membangun kekuatan Skuad Garuda yang tangguh. Herdman ingin mengamati langsung kualitas teknis serta karakter bermain yang paling selaras dengan filosofi taktiknya.
ÔÇ£Salah satu langkah besar yang harus kami ambil adalah mengevaluasi pemain domestik,ÔÇØ kata John Herdman kepada awak media.
ÔÇ£Pada pemusatan latihan bulan Mei ini, kami akan melihat pemain-pemain yang tampil baik sepanjang musim ini, termasuk pemain yang menurut kami mulai menunjukkan profil yang kami butuhkan untuk masa depan,ÔÇØ jelasnya.
Kombinasi dengan Pemain Diaspora
Selain fokus memantau perkembangan pilar lokal, tim kepelatihan juga telah menyusun agenda lanjutan untuk memanggil para pemain diaspora pada Juni mendatang. Para pemain keturunan yang berkarier di Eropa tersebut diproyeksikan memperkuat tim dalam laga internasional.
Skuad campuran ini dijadwalkan tampil pada agenda FIFA Matchday Juni 2026. Timnas Indonesia akan menantang Timnas Oman pada 5 Juni 2026, dilanjutkan dengan laga kontra Timnas Mozambik pada 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
ÔÇ£Langkah pertama adalah menguji pemain domestik. Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita untuk memahami lebih jauh grup ini dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk memimpin Indonesia di Piala Asia 2027,ÔÇØ sambungnya.
Kolaborasi antara bakat lokal dan pengalaman pemain diaspora kini menjadi fokus utama yang digodok oleh Herdman. Strategi kombinasi ini diharapkan mampu membentuk komposisi Timnas Indonesia yang jauh lebih kompetitif saat bersua kekuatan besar Asia.