Undian grup Piala Asia AFC 2027 menempatkan Timnas Indonesia dalam kelompok yang terhitung berat. Skuad Garuda dipastikan berada di Grup F bersama tim tangguh seperti Jepang, Qatar, dan Thailand.
Meski berada di grup yang menantang, arsitek taktik Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi. Juru taktik asal Kanada tersebut menegaskan dirinya sama sekali tidak merasa gentar dengan nama besar calon lawan mereka.
Kesiapan mental ini didasari oleh rekam jejaknya yang pernah mengalahkan dua kekuatan utama sepak bola Asia tersebut. Pengalaman menangani tim nasional terdahulu menjadi referensi penting bagi pelatih berusia 50 tahun ini dalam memetakan peta kekuatan kompetitor, dikutip dari Suara.
"Saya memiliki sejumlah pengalaman melawan kedua tim tersebut," ungkap Herdman, dikutip dari kanal YouTube resmi Timnas Indonesia.
Eks pelatih timnas Kanada itu memiliki memori berharga saat ramuan strateginya berhasil menumbangkan Jepang dalam pergelaran Piala Dunia. Kemenangan tersebut menjadi tolok ukur bahwa tim yang ia bangun mampu meredam negara dengan kualitas sepak bola global.
Selain menghadapi Jepang, Herdman tercatat pernah memetik hasil positif atas Qatar lewat skema permainan yang disiplin. Catatan manis ini diyakini mampu mendongkrak motivasi dan kondisi psikologis para penggawa Garuda saat berlaga di fase grup.
"Jadi, saya memiliki sejumlah pengalaman melawan kedua tim tersebut," tambah Herdman dengan optimistis.
Staf kepelatihan kini mulai bergerak cepat dengan melakukan bedah kekuatan secara mendalam terhadap pilar-pilar penting rival di Grup F. Pemain depan Qatar, Akram Afif, menjadi salah satu nama yang mendapatkan perhatian khusus karena potensinya mengancam lini pertahanan.
"Sejumlah pemain seperti Akram Afif di Timnas Qatar merupakan pemain top dan bagaimana mencoba mengantisipasinya di pertandingan," jelas Herdman.
Bagi Herdman, tekanan besar di fase grup ini justru menjadi momentum terbaik. Pertandingan-pertandingan berskala besar nanti dipandang sebagai panggung untuk membuktikan level kemajuan sepak bola Indonesia di mata Asia.