Kondisi kebugaran bek pilar Timnas Indonesia, Jay Idzes, memicu kekhawatiran publik setelah sang pemain masih dibekap cedera tumit.
Seperti diberitakan oleh Suara, lambatnya proses pemulihan fisik pemain Sassuolo tersebut membuat pengamat sepak bola nasional, Rony Pangemanan atau Bung Ropan, mendesak pelatih John Herdman segera merancang skema darurat.
Langkah antisipasi ini dinilai penting karena Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi lawan tangguh pada laga uji coba internasional Juni mendatang.
Skuad Garuda dijadwalkan melakoni pertandingan prestisius melawan Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026.
Secara peringkat FIFA, kedua tim tersebut berada di atas Indonesia, dengan Oman menempati posisi ke-79 dan Mozambik di urutan ke-101 dunia.
Kehilangan sosok pemimpin di sektor belakang seperti Jay Idzes dinilai akan meninggalkan celah yang sangat berisiko bagi pertahanan Indonesia.
"John Herdman sebagai pelatih harus bersiap-siap. Seandainya Jay Idzes belum pulih benar dan absen, maka harus mencari pemain lain, tentunya memikirkan siapa yang lebih pas di lini belakang," ujar Bung Ropan dikutip dari kanal YouTube miliknya, Rabu (20/5/2026).
Bung Ropan juga menyarankan agar tim pelatih tidak memaksakan kondisi pemain berusia 25 tahun itu jika belum mendapat menit bermain di klubnya.
"Harus ada antisipasi jika dia tidak bermain di akhir pekan ini bersama Sassuolo. John Herdman harus mewaspadai itu untuk kemudian mencari alternatif lain siapa yang bermain di lini belakang," kata Bung Ropan.
Pilihan Pengganti di Sektor Belakang
Kendati demikian, kedalaman skuad Merah Putih saat ini dinilai cukup mumpuni untuk menambal kekosongan yang ditinggalkan Jay Idzes.
Nama-nama seperti Rizky Ridho dan Jordi Amat menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi sentral pertahanan Indonesia.
Selain itu, Justin Hubner dan Kevin Diks juga menjadi opsi rasional jika pelatih tetap ingin menerapkan skema permainan progresif.
"Saya rasa kalau dia bermain di akhir pekan ini bersama Sassuolo, berarti dia dipastikan bisa main untuk tim nasional di FIFA Matchday," ucap Bung Ropan.
Dampak Absennya Kepemimpinan Jay Idzes
Peran Jay Idzes di lini belakang tidak hanya sebatas memotong serangan lawan, melainkan juga memberikan rasa aman bagi organisasi pertahanan.
Tanpa koordinasi yang lugas, lini pertahanan Timnas Indonesia berpotensi tampil rapuh saat menahan gempuran Oman dan Mozambik.
"Memang ini agak ngeri-ngeri sedap kalau tanpa Jay di tim nasional menghadang Oman yang secara ranking di atas kita, begitu juga Mozambik," tutur Bung Ropan.
"Lain halnya kalau ada Jay, ada rasa aman untuk dua penjaga gawang kita," ujar Bung Ropan menambahkan.
Tim pelatih diperkirakan tidak akan mengambil risiko besar dengan memaksakan pemain yang belum bugar 100 persen dalam pertandingan internasional.
Staf kepelatihan terus memantau perkembangan kondisi medis Jay Idzes di Italia secara langsung sebelum mengambil keputusan final terkait pemanggilan pemain.