PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memutuskan pembagian dividen tunai senilai Rp 1,1 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 di Jakarta pada Rabu (20/5/2026). Langkah strategis emiten pengelola jalan tol ini diambil di tengah penurunan laba bersih dan pendapatan sepanjang tahun lalu.
Alokasi dividen tersebut setara dengan 31 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp 3,65 triliun, seperti dilansir dari Investasi. Dengan keputusan ini, setiap pemegang saham akan menerima jatah keuntungan sebesar Rp 156,2 per lembar saham.
Jumlah pembayaran dividen kali ini tercatat hampir serupa dengan periode sebelumnya, di mana perseroan menggelontorkan dana Rp 1,13 triliun atau 25 persen dari laba bersih tahun buku 2024. Penyerahan dividen dijadwalkan menyasar pemegang saham yang terdaftar hingga 4 Juni 2026, dengan proses realisasi pembayaran pada 19 Juni 2026.
Secara kinerja keuangan, perolehan laba bersih perseroan menyusut 19,26 persen secara tahunan dari Rp 4,53 triliun pada tahun 2024. Kondisi tersebut sejalan dengan total pendapatan yang terkoreksi sebesar 5,87 persen dari Rp 31,75 triliun menjadi Rp 29,89 triliun sepanjang tahun 2025.
Selain menyetujui pembagian keuntungan, agenda rapat tahunan pemegang saham tersebut juga resmi menetapkan perubahan susunan kepengurusan pada dewan komisaris dan direksi perseroan.
"Sisa laba bersih tahun 2025 dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan," ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, dalam keterangan resmi, Rabu (20/5).