Aktris Irish Bella memulai debutnya sebagai Produser Eksekutif melalui film horor bertajuk Dosa: Penebusan atau Pengampunan produksi HAS Picture pada Sabtu, 9 Mei 2026. Proyek yang digarap sutradara Sondang Pratama di Jakarta Selatan ini dilaporkan mengalami kendala anggaran akibat ambisi visual dan masalah perizinan lokasi.
Keterlibatan Irish Bella di balik layar merupakan perwujudan impian lama setelah berkarier selama belasan tahun sebagai pemeran. Dilansir dari Suara, ia kini memikul tanggung jawab besar dalam mengontrol jalannya produksi film yang menggabungkan elemen drama, slasher, dan gore tersebut.
"Kenapa saya bisa terjun ke sini? Ini salah satu wishlist sih sebenarnya. Sudah 16 tahun saya lebih banyak di depan kamera. Tantangannya di sini lebih ke kesenian bisnisnya. Saya suka jagain Mas Echa (Reza Aditya), 'Jangan terlalu liar'. Tapi pada akhirnya agak liar juga," kata Irish Bella, Produser Eksekutif.
Ketegangan kreatif muncul ketika visi sutradara memerlukan pembangunan properti yang kompleks di lokasi pengambilan gambar. Irish Bella menyoroti bagaimana dinamika kerja di lapangan menuntut penyesuaian anggaran yang signifikan.
"Tiba-tiba kok jadi bikin wahana di lokasi, pemain saya dimasukin ke dalam diputar-putar lagi," tambah Irish Bella.
Produser Reza Aditya menjelaskan bahwa pembengkakan biaya terjadi karena tim harus membangun set kamar hotel dari nol di dalam dua studio. Hal ini dilakukan setelah sebuah hotel di Malang membatalkan izin lokasi karena kekhawatiran terhadap adegan berdarah dalam film tersebut.
"Bayangan saya tuh mental didorong dua, tiga meter saja. Pas diskusi sama Sondang, dia nggak mau. Dia minta mentalnya tujuh meter sampai 10 meter," ucap Reza Aditya, Produser.
Tuntutan visual sutradara juga dirasakan langsung oleh Jennifer Eve yang memerankan tokoh Sharon. Ia harus melakukan pengambilan gambar dengan teknik pernapasan khusus di tengah kepulan asap dekoratif.
"Aku mesti satu napas, terus enggak boleh kedip padahal ada asap-asapnya. Aku udah mau netes matanya. Akhirnya kalau udah berair banget, baru di-cut," keluh Jennifer Eve, Aktris.
Sutradara Sondang Pratama mengungkapkan bahwa inti cerita film ini sebenarnya sangat personal. Ide awal muncul dari kekhawatiran pribadi mengenai hubungan anak dan orang tua yang terpicu saat masa pandemi.
"Awal mula ide ini waktu Covid. Kita enggak bisa ketemu orang tua kita. Ada kekhawatiran ketika banyak orang meninggal, takut kita tidak bisa berbakti lagi sama kedua orang tua. Jadi ini sebenarnya lebih kental di dramanya, hubungan antara anak laki-laki dan ibunya," beber Sondang Pratama, Sutradara.
Irsyadillah yang berperan sebagai tokoh utama bernama Bima mengaku memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan naskah tersebut. Ia menggunakan pengalaman pribadinya untuk mendalami karakter yang menghadapi situasi mencekam.
"Buat aku pribadi itu juga personal karena aku tinggal sama ibu. Jadi untuk ngebawain Bima, ngebayangin juga dan merefleksi diri sendiri," ujar Irsyadillah, Aktor.
Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 11 Juni 2026. Cerita berfokus pada perjalanan tragis pasangan Bima dan Ersya yang terjebak di hotel tua misterius setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.