Timnas Indonesia Hadapi Jepang dan Qatar pada Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Hadapi Jepang dan Qatar pada Piala Asia 2027
Foto: Ilustrasi Timnas Indonesia Hadapi Jepang dan Qatar pada Piala Asia 2027.

Timnas Indonesia menempati grup berat bersama Jepang, Qatar, dan Thailand dalam hasil pengundian grup Piala Asia 2027. Kondisi ini dinilai sebagai momentum penting bagi skuad Garuda untuk menguji kemampuan melawan tim papan atas benua Asia, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan bahwa dirinya telah mengantisipasi hasil pengundian tersebut. Ia menekankan bahwa turnamen kasta tertinggi di Asia memang hanya menyisakan tim-tim terbaik yang telah berhasil melewati fase kualifikasi yang ketat.

Persaingan di level kontinental ini dipandang sebagai batu loncatan strategis untuk mencapai target jangka panjang federasi. Indonesia menargetkan untuk bisa menembus putaran final Piala Dunia pada edisi 2030 atau 2034 mendatang.

"Kita juga harus terbiasa menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat dan menutup jarak (gap) yang saat ini masih ada antara Indonesia dengan Jepang atau Qatar," tutur John Herdman, dikutip dari laman Kita Garuda.

Penegasan mengenai pentingnya mengecilkan selisih kualitas dengan tim elit Asia menjadi fokus utama tim pelatih. Herdman menilai pengalaman bertanding dalam tekanan tinggi akan membentuk mentalitas pemain dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar.

"Jika kita ingin lolos ke Piala Dunia 2030, maka jarak itu harus diperkecil," ujarnya menambahkan.

Persiapan intensif diarahkan untuk memberikan jam terbang kepada para pemain muda agar lebih matang secara kolektif. Menghadapi tim kuat di Piala Asia juga menjadi simulasi nyata sebelum Indonesia kembali terjun dalam kualifikasi Piala Dunia berikutnya.

"Kami harus belajar mendapatkan hasil melawan lawan-lawan kuat tersebut. Semua persiapan yang kami lakukan selalu diarahkan menuju 2030. Ini tentang memberikan pengalaman kepada kelompok pemain ini," tutur John Herdman.

Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut optimistis bahwa intensitas pertandingan yang tinggi akan mempercepat perkembangan tim. Melalui keterlibatan rutin dalam laga kompetitif, kualitas individu maupun kerja sama tim diharapkan terus meningkat secara signifikan.

"Pengalaman-pengalaman itu, baik secara individu maupun kolektif, akan terus berkembang seiring kami lebih sering bersama dalam situasi bertekanan tinggi agar siap menghadapi momen besar di Kualifikasi Piala Dunia," ucap pelatih asal Inggris.

Artikel terkait

Rekomendasi