Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyambut positif hasil undian fase grup Piala Asia 2027 di Arab Saudi yang menempatkan skuad Garuda di Grup F. Berdasarkan pengundian oleh AFC pada Sabtu, 9 Mei 2026, Indonesia akan bersaing dengan Jepang, Qatar, dan Thailand.
Hasil pengundian yang berlangsung di Distrik At-Turaif, Diriyah, menempatkan Indonesia pada posisi yang menantang sebagai penghuni Pot 4. Meski berada di grup yang dihuni kekuatan besar Asia, Herdman sebagaimana dilansir dari Suara memandang situasi ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas tim.
Arsitek tim asal Inggris tersebut menegaskan bahwa kualitas lawan di fase grup merupakan ujian yang diperlukan untuk perkembangan pemain dalam jangka panjang. Ia melihat persaingan ini sebagai bagian dari peta jalan menuju kualifikasi ajang yang lebih besar.
"Saya pikir hasil undian ini memberi kami peluang besar untuk melangkah ke tahap berikutnya," ujar Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Pelatih meyakini bahwa menghadapi tim-tim mapan akan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain. Ia menyoroti keberadaan Qatar dan Jepang sebagai parameter kekuatan sepak bola di level benua.
"Kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di AFC, tim peserta Piala Dunia seperti Qatar, serta rival besar kami, Thailand," jelas Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Menanggapi opini publik mengenai tingkat kesulitan grup, Herdman memberikan pandangan realistis mengenai peta persaingan di Asia. Baginya, tidak ada pertandingan yang mudah di turnamen resmi konfederasi.
"Banyak yang melihat ini sebagai grup sulit. Namun di level AFC, semua grup memang sulit," tegas Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Strategi pendekatan per pertandingan akan menjadi kunci utama dalam mengarungi fase grup ini. Herdman menekankan pentingnya menjaga mentalitas dan disiplin taktis pada setiap lawan yang berbeda karakteristiknya.
"Kami harus menampilkan versi terbaik saat melawan Qatar, lalu membawa semangat yang sama saat menghadapi Thailand," kata Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Fokus tim saat ini tidak terbagi pada beban keseluruhan grup, melainkan pada persiapan teknis yang mendalam. Rencana strategis telah disusun untuk memastikan kesiapan fisik dan mental pemain.
"Setiap laga punya tantangan unik. Kami harus melangkah bertahap. Saya melihat ini sebagai peluang besar," ujarnya Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Sebagai bagian dari persiapan, tim kepelatihan akan melakukan pemusatan latihan selama enam bulan ke depan mulai Mei 2026. Prioritas awal diberikan kepada pemantauan talenta-talenta yang berkompetisi di liga domestik Indonesia.
"Salah satu langkah penting adalah mengevaluasi pemain lokal. Kami akan melihat performa mereka sepanjang musim," jelas Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Program ini kemudian akan berlanjut dengan penggabungan komposisi pemain yang berkarier di luar negeri pada bulan Juni. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sinergi antara pemain domestik dan diaspora.
"Langkah pertama adalah menilai pemain domestik. Langkah kedua adalah memadukan mereka dengan pemain diaspora untuk menentukan komposisi terbaik," tambahnya Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Aspek non-teknis seperti kebersamaan tim juga menjadi perhatian serius pelatih. Ia menargetkan terbentuknya ikatan yang kuat antarindividu di dalam skuad guna mendukung skema permainan yang diinginkan.
"Kami fokus pada evaluasi skuad dan performa. Ini adalah pemusatan latihan kedua saya bersama tim," ujarnya Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Identitas permainan tim akan terus diasah melalui intensitas pertemuan dan kerangka taktik yang jelas. Herdman memandang persatuan pemain sebagai fondasi utama untuk bersaing di level elite.
"Kami harus membangun brotherhood untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia," tegas Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
Visi jangka panjang tim tetap berorientasi pada peningkatan kualitas demi bersaing memperebutkan tiket ke ajang dunia di masa mendatang. Pengalaman melawan tim besar di Piala Asia dianggap sebagai simulasi krusial.
"Jika ingin lolos ke Piala Dunia 2030, kami harus menutup jarak dengan tim seperti Jepang dan Qatar. Semua persiapan diarahkan ke sana," pungkas Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.