Indocement Bagi Dividen Tunai Rp1,5 Triliun dan Setujui Perubahan Pengurus

Indocement Bagi Dividen Tunai Rp1,5 Triliun dan Setujui Perubahan Pengurus
Foto: Ilustrasi Indocement Bagi Dividen Tunai Rp1,5 Triliun dan Setujui Perubahan Pengurus.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) resmi menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025.

Dilansir dari Investor Daily, emiten semen ini mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 triliun sebagai dividen tunai, yang setara dengan Rp468 per saham.

Adapun total laba bersih yang berhasil dibukukan perseroan untuk tahun buku 2025 adalah mencapai Rp2,248 triliun.

Sisa dari laba bersih setelah dikurangi pembagian dividen tunai tersebut bakal dimasukkan ke dalam saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya.

Investor yang berhak menerima dividen tunai ini harus terdaftar dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan ketentuan Bursa Efek Indonesia, periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 3 Juni 2026, disusul ex dividen pada 4 Juni 2026.

Sementara itu, cum dividen untuk pasar tunai dijadwalkan pada 5 Juni 2026 dan ex dividen pada hari Senin, 8 Juni 2026.

"Pembayaran dividen dilakukan pada 19 Juni 2026. Pajak atas dividen tunai akan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku," tulis manajemen Indocement dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

Selain menetapkan pembagian dividen, RUPST INTP juga menyepakati perombakan dalam susunan pengurus perseroan yang baru.

Pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Roberto Callieri sebagai komisaris utama, serta menerima pengunduran diri Hasan Imer dari jabatan direktur.

Sebagai penggantinya, RUPST mengangkat Benny Setiawan Santoso sebagai direktur baru dalam jajaran manajemen perseroan.

Selanjutnya, Jose Maria Magrina Vadillo juga diangkat sebagai wakil direktur utama yang akan mulai menjabat sejak tanggal 1 September 2026.

Berikut adalah susunan lengkap pengurus PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk yang akan berlaku efektif mulai tanggal 1 September 2026:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Robert Callieri

Wakil Komisaris Utama: Tedy Djuhar

Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Simon Subrata

Komisaris Independen: Franciscus Welirang

Komisaris: Juan Fransisco Defalque

Komisaris: Rene Samir Aldach

Komisaris: Suharso Monoarfa

Direksi

Direktur Utama: Christian Kartawijaya

Wakil Direktur Utama: Jose Maria Magrina Vadillo

Direktur: Troy Dartojo, Oey Marcos, Holger Morch, Sunnira Ly, Benny S. Santoso

Dalam kesempatan tersebut, Christian Kartawijaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Hasan Imer atas dedikasi dan kontribusinya sejak tahun 2008 hingga 2026.

Selama kepemimpinan Hasan Imer, berbagai proyek strategis sukses dijalankan, termasuk pembangunan Plant 14 dan peningkatan kapasitas produksi di Cirebon serta Citeureup.

Ia juga berperan dalam peluncuran Semen Rajawali dan Mortar Tiga Roda, hingga integrasi produk semen Bosowa dan Grobogan.

"Pencapaian tersebut memastikan penerapan standar operasional yang sejalan dengan standar produksi Indocement, termasuk pada Semen Tiga Roda," kata Christian.

Persetujuan RUPSLB Terkait Saham

Di sisi lain, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Indocement 2026 menyetujui penarikan kembali sebagian saham dari hasil buyback tahun 2021 dan 2022.

Penarikan dilakukan melalui pengurangan modal ditempatkan dan disetor sebanyak 84,5 juta saham, sehingga modal ditempatkan dan disetor menjadi Rp1,715 triliun.

RUPSLB juga memberi lampu hijau untuk rencana pembelian kembali saham perseroan dengan alokasi anggaran maksimal sebesar Rp750 miliar.

Agenda aksi korporasi buyback saham ini dijadwalkan bakal berlangsung mulai dari tanggal 22 Mei 2026 sampai dengan 21 Mei 2027.

Artikel terkait

Rekomendasi