Presiden Prabowo Subianto baru saja menyelesaikan agenda kunjungan kenegaraan ke Prancis dengan membawa sejumlah menteri dan pejabat teras lainnya. Rombongan besar ini mencakup Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, hingga Menteri Pendidikan serta Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Kunjungan ini mendadak menjadi sorotan publik setelah informasi mengenai besaran anggaran yang dikeluarkan mulai beredar luas. Biaya akomodasi untuk rombongan Presiden selama di Paris dilaporkan mencapai angka yang sangat fantastis.
Anggaran Penginapan di Hotel Mewah Paris
Selama berada di Paris, Presiden Prabowo bersama jajarannya diketahui menginap di Four Seasons Hotel George V. Hotel bintang lima legendaris ini terletak di jantung kota Paris dan dikenal dengan standar kemewahannya yang mendunia.
Tarif per malam di hotel ini sangat bervariasi tergantung pada tipe kamar yang dipesan oleh tamu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga sewa kamar di sana berkisar antara Rp53 juta hingga menembus angka Rp131 juta per malam.
Berikut adalah rincian estimasi biaya penginapan rombongan Presiden di Prancis:
| Item Pengeluaran | Estimasi Total Biaya |
|---|---|
| Total Biaya Hotel Four Seasons George V | Rp5,8 Miliar |
| Rentang Harga Kamar Terendah | Rp53 Juta per Malam |
| Rentang Harga Kamar Tertinggi | Rp131 Juta per Malam |
Total pengeluaran sebesar Rp5,8 miliar hanya untuk biaya hotel ini memicu diskusi hangat di media sosial. Banyak pihak yang mulai membandingkan angka tersebut dengan pernyataan lama sang Presiden mengenai efisiensi anggaran negara.
Sorotan atas Pernyataan Masa Lalu
Kritik dari netizen muncul seiring dengan kembalinya jejak digital pernyataan Prabowo Subianto pada Februari 2014 silam. Saat itu, ia mengkritik keras besarnya anggaran perjalanan dinas pejabat ke luar negeri yang mencapai puluhan triliun rupiah.
Melalui media sosialnya dulu, Prabowo menyebut pengeluaran tersebut sebagai sebuah pemborosan yang harus segera dihentikan. Ia bahkan menegaskan tidak akan mengizinkan pejabat melakukan perjalanan yang tidak perlu jika menjabat sebagai presiden.
Penyanyi Sandhy Sondoro turut memberikan respons terhadap kabar biaya fantastis perjalanan dinas kali ini. Melalui kolom komentar di salah satu akun Instagram, ia menyindir penggunaan dana APBN untuk membiayai kunjungan mewah tersebut.
Instruksi Pelajaran Bahasa Prancis di Sekolah
Selain masalah anggaran, hasil pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menghasilkan kebijakan baru di bidang pendidikan. Prabowo telah menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di seluruh tingkatan sekolah di Indonesia.
Instruksi ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral dan meningkatkan kompetensi bahasa internasional bagi pelajar di tanah air. Namun, kebijakan mendadak ini juga memicu beragam reaksi, termasuk dari kalangan seniman dan publik figur.
Sandhy Sondoro kembali memberikan reaksi singkat namun penuh makna terhadap instruksi kurikulum baru tersebut. Melalui komentar di media sosial, ia hanya menyematkan beberapa emoji tertawa terbahak-bahak dalam merespons perintah sang Presiden.