PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) menetapkan batas akhir pembelian saham atau cum date saham bonus pada Kamis, 16 April 2026. Langkah korporasi ini memungkinkan investor memperoleh tambahan kepemilikan saham tanpa penyetoran modal tambahan sesuai jadwal yang ditentukan.
Emiten berkode saham MEJA ini berencana mendistribusikan sebanyak 372,58 juta unit saham bonus kepada para pemodal. Berdasarkan data yang dilansir dari Stocksetup, rasio yang ditetapkan adalah 6:1, di mana pemilik enam saham lama berhak mendapatkan satu saham baru.
Direktur Utama Harta Djaya Karya, Richie Adrian Hartanto, menyatakan bahwa kebijakan ini telah mendapatkan restu dari pemegang saham melalui mekanisme formal perusahaan. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 8 April 2026.
"Rasio pembagian saham bonus 6:1 sehingga setiap pemilik 6 saham MEJA memperoleh satu saham bonus sebagai saham baru," ujar Richie Adrian Hartanto, Direktur Utama Harta Djaya Karya.
Pihak manajemen merincikan bahwa sumber dana untuk aksi ini tidak mengambil porsi dari laba bersih atau dividen. Perusahaan memanfaatkan kapitalisasi dari agio saham yang merupakan selisih lebih setoran modal saat penawaran umum perdana.
"Ia menegaskan bahwa saham bonus ini bukan berasal dari dividen, melainkan dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham). Dana tersebut merupakan kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi," papar Richie Adrian Hartanto, Direktur Utama Harta Djaya Karya.
Dana agio saham yang digunakan tercatat sebesar Rp 35,84 miliar yang berasal dari hasil Penawaran Umum Saham MEJA pada tahun 2024. Meskipun ada sentimen positif dari saham bonus, harga saham MEJA menunjukkan volatilitas tinggi dengan lonjakan 33,70 persen dalam lima hari perdagangan terakhir.
Pada penutupan perdagangan Rabu (15/4/2026), MEJA berada di level Rp 123 per saham atau menguat 9,82 persen dalam sehari. Meski demikian, secara tahun berjalan atau year to date, nilai saham perusahaan ini masih mencatatkan penurunan sebesar 8,21 persen.
Investor diharapkan memperhatikan penyesuaian harga yang biasanya terjadi setelah periode cum date berakhir. Distribusi fisik saham bonus MEJA dijadwalkan akan dilakukan secara serentak pada 8 Mei 2026 kepada pemegang saham yang terdaftar.
| Agenda Perusahaan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Cum Saham Bonus Pasar Reguler & Negosiasi | 16 April 2026 |
| Ex Cum Saham Bonus Pasar Reguler & Negosiasi | 17 April 2026 |
| Cum Saham Bonus Pasar Tunai | 20 April 2026 |
| Ex Cum Saham Bonus Pasar Tunai | 21 April 2026 |
| Recording Date | 20 April 2026 |
| Distribusi Saham Bonus | 8 Mei 2026 |