Google secara resmi memperluas jangkauan fitur notula otomatis berbasis kecerdasan buatan, Take Notes for me, untuk mendukung pertemuan tatap muka serta platform pihak ketiga seperti Zoom dan Microsoft Teams. Inovasi ini diumumkan dalam ajang Google Cloud Next 2026 yang berlangsung di Las Vegas pada 22-24 April 2026.
Dilansir dari Tekno, pembaruan ini bertujuan memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam berbagai skenario kerja, baik daring maupun luring. Fitur tersebut kini tidak lagi terbatas pada ekosistem Google Meet, melainkan berfungsi sebagai alat produktivitas lintas platform yang dapat merekam, membuat transkrip, dan merangkum rapat secara otomatis.
Data internal menunjukkan bahwa layanan ini telah diadopsi secara luas oleh publik sebelum ekspansi dilakukan. Google mencatat lebih dari 110 juta peserta telah menggunakan fitur Take Notes for me dalam satu bulan terakhir, yang menandakan pertumbuhan sebesar 8,5 kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Selain pembaruan pada fungsi catatan, Google memperkenalkan fitur Projects di Google Drive untuk mengelola dokumen dan korespondensi elektronik dalam satu ruang kerja. Mekanisme ini mempermudah pengguna saat menjalankan beberapa percakapan sekaligus dengan menyertakan kumpulan file sumber tertentu secara terintegrasi.
Layanan Google Sheets juga mendapatkan pembaruan signifikan melalui fitur bernama Canvas. Inovasi ini memungkinkan terciptanya dasbor interaktif, peta panas, hingga papan manajemen proyek visual yang menyerupai aplikasi mini di atas data pengguna.
Google turut memperkuat aspek otomatisasi tugas melalui konsep Skills di Workspace Studio. Fitur ini dirancang untuk mendeteksi kesalahan penagihan dengan membandingkan tagihan baru terhadap data faktur lama yang tersimpan dalam sistem secara otomatis.
Bagi pengguna Chrome Enterprise, perusahaan menghadirkan kemampuan agen penjelajahan otomatis untuk menyelesaikan tugas multi-langkah pada situs web. Integrasi lebih lanjut juga akan didukung melalui peluncuran Workspace CLI resmi guna mempermudah pengembang dalam mengelola interaksi antar-agen digital.