Erin Taulany Ungkap Dugaan Pelanggaran Etik Asisten Rumah Tangga

Erin Taulany Ungkap Dugaan Pelanggaran Etik Asisten Rumah Tangga
Foto: Ilustrasi Erin Taulany Ungkap Dugaan Pelanggaran Etik Asisten Rumah Tangga.

Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin Taulany membeberkan dugaan perilaku tidak pantas yang dilakukan oleh asisten rumah tangganya, Hera, melalui bukti rekaman kamera pengawas rumah. Informasi tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (18/5/2026), sebagaimana dilansir dari Suara.

Aksi tidak patas tersebut terungkap setelah ditemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan Hera berada di dalam rumah dengan kondisi hanya mengenakan pakaian dalam. Selain itu, Hera juga diduga secara sembunyi-sembunyi merekam aktivitas pribadi di dalam kamar tidur majikannya.

"Sampai ada konten yang apa, cuma pakai celana kolor," kata Erin Taulany, selaku majikan.

Kuasa hukum Erin Taulany, Sunan Kalijaga, kemudian mempertanyakan kepantasan tindakan tersebut jika menimpa masyarakat luas. Masalah ini semakin diperparah karena Hera diduga mengambil gambar di area privasi majikannya tanpa izin yang patut.

"Bagaimana ketika bapak-bapak, ibu-ibu yang mengalami, atau mendapati ART di rumah bapak-bapak dan ibu-ibu mengambil gambar (di area pribadi majikan)," ujar Sunan Kalijaga, Kuasa Hukum Erin Taulany.

Hera juga diketahui mengunggah foto putra Erin yang bernama Dio di media sosial. Unggahan tersebut disertai dengan keterangan tidak sopan yang berbunyi "suamiku ganteng".

Meskipun Hera dikabarkan sudah memberikan klarifikasi dan mengaku telah meminta izin, Sunan Kalijaga tetap mempertanyakan nilai kesopanan dari tindakan tersebut. Sunan menegaskan bahwa dirinya pasti akan menegur istrinya jika melakukan hal serupa terhadap foto laki-laki lain.

"Ketika istri saya melakukan hal yang sama, mengunggah wajah laki-laki muda, ganteng dengan caption 'suamiku ganteng', pastilah saya sebagai suami akan menegur," ucap Sunan Kalijaga, Kuasa Hukum Erin Taulany.

Langkah peneguran tersebut dinilai sangat penting demi menjaga etika di dalam keluarga. Pihak kuasa hukum juga menyatakan akan meminta konten tersebut segera dihapus dari media sosial.

"Karena itu sesuatu yang sangat tidak pantas, tidak sopan, tidak santun," imbuh Sunan Kalijaga, Kuasa Hukum Erin Taulany.

Artikel terkait

Rekomendasi