Mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau dikenal Erin Taulany, membantah keras klaim yang disampaikan oleh mantan Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Hera. Bantahan tersebut disampaikan Erin dalam konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 20 Mei 2026, seperti dilansir dari Suara.
Penegasan ini merespons pengakuan Hera yang menyatakan telah mendapatkan izin dari anak-anak Erin untuk membagikan foto pribadi mereka ke media sosial. Menurut Erin, anak-anaknya justru menunjukkan respons marah setelah mengetahui foto mereka diunggah oleh Hera ke platform Facebook.
"Anak saya marah tuh 'oh my god ini privasi aku loh'. Anak-anak marah banget, apalagi Dio," kata Erin Taulany dalam konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 20 Mei 2026.
Erin menduga Hera hanya meminta izin untuk berfoto bersama, bukan untuk menyebarkannya ke publik. Pihak keluarga memastikan bahwa anak-anaknya akan memberikan izin jika hanya sebatas untuk dokumentasi foto bersama.
"Jadi kalau minta foto ya, sama siapa aja mau. Ketemu di mall, sama siapa mau foto," terang Erin Taulany.
Anak kedua Erin, Dio, awalnya tidak mengetahui keberadaan unggahan tersebut di media sosial Facebook. Situasi diperparah karena takarir atau keterangan tulisan yang disematkan mantan pekerjanya itu dinilai terlalu vulgar.
"Dio nggak tahu ada kata-kata yang terlalu vulgar. Ya (isi tulisan) 'cuma pakai celana dalam doang pakai kaos oblong'," kata Erin Taulany.
Tindakan tersebut dinilai sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang karyawan karena menyangkut area privat. Ibu tiga anak ini mengkhawatirkan dampak sosial jika teman-teman anaknya melihat unggahan yang tidak senonoh tersebut.
"Itu sudah memalukan. Teman-temannya dia kalau misalnya tahu, itu kan ranah privasi," terang ibu tiga anak ini.
Selain permasalahan unggahan foto di Facebook, Hera juga disorot karena mengambil dokumentasi berupa video di area dalam rumah tanpa izin. Dokumentasi ilegal tersebut mencakup ruang-ruang pribadi yang dinilai sangat sensitif.
"Kamar anak-anak, kamar mandi, itu dibikin video, kan ranah privasi," ucap Erin mengakhiri.