Erick Thohir Inisiasi Pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga se-ASEAN

Erick Thohir Inisiasi Pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga se-ASEAN
Foto: Ilustrasi Erick Thohir Inisiasi Pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga se-ASEAN.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI resmi menyelenggarakan South East Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di Sanur, Bali. Perhelatan perdana ini berlangsung sejak Minggu (3/5/2026) hingga Selasa (5/5/2026).

Pertemuan tingkat tinggi yang mempertemukan para menteri kepemudaan dan olahraga se-Asia Tenggara ini merupakan inisiasi langsung dari Indonesia. Seperti dilansir dari Kompas, agenda ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarnegara di kawasan tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir mengungkapkan bahwa sejumlah kegiatan kerja sama antar kementerian di Asia Tenggara telah berhasil dilaksanakan. Fokus utamanya adalah sinkronisasi program dan penguatan persahabatan melalui berbagai inisiatif bersama.

Penyelenggaraan acara ini ditargetkan mampu memperkokoh kemitraan strategis. Selain itu, kolaborasi para pemuda serta diplomasi olahraga diharapkan dapat berkembang pesat di seluruh wilayah regional.

"Salah satunya mengenai pemuda yang hari ini, memang dengan berbagai perubahan yang terjadi di dunia, apakah AI, mental health, dan pekerjaan, kita coba benchmarking, program-program apa yang baik, yang bisa diaplikasikan di berbagai negara," jelas Erick Thohir.

Pembahasan dalam pertemuan tersebut juga menyoroti potensi besar dari 650 juta penduduk di Asia Tenggara. Jumlah populasi yang masif ini menempatkan kawasan ASEAN sebagai salah satu kekuatan regional terbesar di dunia.

Erick Thohir menilai pertumbuhan ekonomi di kawasan ini sangat positif. Hal tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pariwisata dan industri berbasis olahraga sebagai pilar ekonomi di masa depan.

"Kami juga melihat sports tourism, sports industry menjadi bagian dari pembangunan ekonomi ke depan. Kami punya event bersama, seperti maraton, cycling," ujar Erick.

Erick juga mendorong terciptanya ajang lari maraton berskala besar yang khas bagi kawasan Asia Tenggara. Ia membandingkannya dengan maraton populer dunia yang sudah mapan di kota-kota besar internasional.

"Kalau di banyak negara, ada London Maraton, Boston, New York, Tokyo, mengapa Asia Tenggara tidak punya maraton sendiri? Ada Singapura, Timor Leste, Indonesia, Filipina, Malaysia, agar bisa bersinergi," tutur Erick.

Visi Pengembangan Atlet di Kancah Global

Ke depannya, Menpora berharap SEA Games dapat bertransformasi menjadi bagian dari pengembangan olahraga yang berkelanjutan. Tujuannya agar atlet-atlet di kawasan ini mampu bersaing secara konsisten di tingkat Asia maupun Olimpiade.

Erick mencatat bahwa prestasi atlet di Asia Tenggara mulai menunjukkan grafik yang membanggakan di panggung dunia. Hal ini terlihat dari keberagaman cabang olahraga unggulan yang muncul dari berbagai negara tetangga.

"Sudah mulai banyak Olimpiade yang lahir di sekitar kita. Singapura ada perenang, Filipina ada senam, kita badminton, ada juga angkat besi. Vietnam ada menembak dan Thailand Taekwondo. Banyak atlet lahir di daerah kita," kata Erick.

Agenda dan Tema Strategis

Pertemuan tahun ini mengusung tema Strengthening SEA Youth Collaboration and Sports Diplomacy for a Resilient Future. Rangkaian agenda resmi diawali dengan Senior Official Meeting pada hari pembukaan.

Delegasi Indonesia dalam diskusi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmen) Gunawan Suswantoro. Ia didampingi oleh Plt Deputi Pengembangan Industri Olahraga Suyadi Pawiro serta Staf Khusus Menpora Togi Pangaribuan.

Diskusi para pejabat tinggi ini membahas prioritas utama kawasan, termasuk ketahanan pemuda dan jalur pembinaan talenta atlet. Selain itu, mereka juga membicarakan mengenai kemitraan global dan standarisasi kualitas pemuda.

"Saya mendorong seluruh delegasi untuk berpartisipasi aktif, berbagi perspektif secara terbuka, dan berkontribusi secara konstruktif sepanjang diskusi berlangsung," ujar Gunawan.

Artikel terkait

Rekomendasi