PT Elnusa Tbk (ELSA) menegaskan komitmennya untuk berfokus pada pengembangan layanan berbasis inovasi. Langkah strategis ini diambil guna merespons dinamika industri energi yang terus berubah sekaligus memacu pertumbuhan bisnis perusahaan.
Dilansir dari Investasi, komitmen tersebut direalisasikan melalui pengenalan sejumlah teknologi terbaru dalam ajang IPA Convex 2026. Perusahaan mengusung tema "Rediscover Technology and Innovation Edge" sebagai pilar utama sepanjang tahun ini.
Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo, menjelaskan bahwa partisipasi dalam pameran tersebut menjadi momentum krusial bagi ELSA. Ajang ini menjadi pembuktian kesiapan kapabilitas dan solusi teknologi perusahaan dalam memperkuat daya saing sektor energi di tingkat nasional.
Elnusa secara konsisten merancang teknologi yang tidak sekadar berfokus pada efisiensi operasional. Solusi yang dihadirkan juga ditargetkan mampu meningkatkan keandalan kerja serta memberikan nilai tambah yang optimal bagi para mitra usaha.
"Kami ingin menghadirkan layanan end-to-end dari hulu hingga hilir yang semakin adaptif terhadap kebutuhan industri ke depan," ujar Arief dalam keterbukaan informasi, Jumat (22/5).
Salah satu teknologi mutakhir yang diperkenalkan adalah PertaStream Inline Inspection Ultrasonic Tool (ILI UT). Alat inspeksi pipa berbasis ultrasonik ini dikembangkan melalui kerja sama sinergis antara Pertamina, Pindad, dan ELSA.
Teknologi inspeksi ini berfungsi memantau integritas jaringan pipa minyak dan gas dari sektor hulu hingga hilir. Tingkat akurasi pendeteksian yang dihasilkan oleh alat ultrasonik ini diklaim mampu mencapai 90 persen.
Sistem ini mengintegrasikan analisis data besar dengan pemantauan kondisi pipa secara menyeluruh. Penerapannya berdampak langsung pada peningkatan keandalan operasi, penguatan mitigasi risiko kebocoran, dan efisiensi biaya perawatan infrastruktur.
Selain sistem inspeksi, ELSA memperkenalkan Foam Pig Development yang menjadi bagian dari ekosistem Pipeline Integrity Management. Teknologi pembersih bagian dalam pipa ini telah diproduksi secara mandiri di dalam negeri.
Inovasi pembersih pipa tersebut berkontribusi pada efisiensi operasional sektor migas. Di samping itu, proyek ini turut memperkuat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) demi kemandirian rantai pasok energi domestik.
Perusahaan juga aktif membagikan keahlian teknis melalui serangkaian presentasi ilmiah mengenai optimalisasi operasi migas. Materi yang dipaparkan mencakup metode stimulasi sumur tanpa proppant hingga teknik akuisisi seismik 3D OBN di wilayah Papua.
Dipaparkan pula implementasi Hydraulic Workover Unit (HDU) sebagai solusi alternatif untuk pengeboran di area rawa. Operasional unit ini tetap mengedepankan pemenuhan persyaratan ketat pada aspek keteknikan dan HSSE.
Rangkaian terobosan ini merefleksikan keunggulan ELSA dalam merancang solusi yang efisien dan berorientasi pada produktivitas. Struktur bisnis perusahaan kini mencakup jasa hulu migas terintegrasi, geosains, layanan reservoir, pengelolaan rig, dukungan maritim, hingga logistik energi.