Desainer Didiet Maulana merancang busana prosesi siraman El Rumi menjelang pernikahannya dengan Syifa Hadju pada Sabtu (25/4/2026) dengan menggabungkan elemen busana pria era Regency dan tradisi Jawa. Rancangan tersebut menggunakan konsep waistcoat yang diadaptasi menjadi pakaian siraman modern namun tetap sakral bagi sang mempelai pria.
Penerapan gaya busana Eropa abad ke-19 ini bertujuan menghadirkan kesan klasik yang memiliki nilai estetika tinggi dalam konteks budaya lokal, sebagaimana dilansir dari Lifestyle. Pakaian tersebut dibentuk menyerupai rompi dengan potongan rapi serta dilengkapi detail yang sarat akan makna filosofis.
"Pakaian Siraman serupa rompi @elelrumi terinspirasi dari undergarment busana pria di era Regency yaitu Waistcoat" tulis Didiet Maulana, Desainer.
Penggunaan motif bordir tumbuhan menjalar pada busana tersebut melambangkan harapan agar kehidupan rumah tangga pasangan ini dapat tumbuh dengan harmonis. Selain motif, aspek tekstur pada kain dan sabuk juga menjadi poin utama dalam proses kreatif pembuatan pakaian tersebut.
"Kain inspirasi jumputan beserta sabuknya dibuat dari bordiran yang memberikan efek texture yang indah," kata Didiet Maulana, Desainer.
Bagian alas kaki turut mengadopsi pengaruh historis melalui penggunaan selop yang terinspirasi dari bentuk mules era Regency. Penampilan keseluruhan ini dirancang untuk menciptakan karakter yang kuat melalui sentuhan sejarah yang halus.
"Masih ingat pertama kali kamu dan @syifahadju datang ke studioku. "Mas, warna kesukaanku Biru Langit" kata El." terang Didiet Maulana, Desainer.
Pemilihan warna biru langit kemudian diwujudkan melalui beskap landung yang dikenakan El Rumi setelah rangkaian prosesi siraman selesai dilakukan. Beskap tersebut menampilkan tekstur yang menggambarkan suasana langit dengan tambahan motif padi sebagai simbol keberkahan dan kesejahteraan bagi keluarga baru tersebut.