Federasi Sepakbola Curacao (FFK) resmi menunjuk kembali Dick Advocaat sebagai pelatih kepala tim nasional pada Selasa (12/5) untuk memimpin skuad di ajang Piala Dunia 2026 mendatang. Penunjukan ini dilakukan menyusul keputusan Fred Rutten yang melepaskan jabatannya setelah hasil mengecewakan pada laga persahabatan internasional bulan Maret.
Kembalinya pelatih asal Belanda ini bakal mencatatkan sejarah baru sebagai juru taktik tertua sepanjang perhelatan Piala Dunia. Dilansir dari Detik Sport, Advocaat akan berusia 78 tahun 260 hari saat Curacao menjalani pertandingan pembuka melawan Jerman di Houston pada 14 Juni mendatang.
Usia tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Otto Rehaggel saat menangani tim nasional Yunani di usia 71 tahun 317 hari. Advocaat sendiri memiliki catatan 11 kemenangan dari 20 pertandingan selama periode pertamanya menangani negara terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia tersebut.
Sebelum keputusan ini diambil, Fred Rutten diberhentikan oleh FFK setelah Curacao menelan kekalahan 0-2 dari China dan 1-5 dari Australia. Pengunduran diri Rutten disebut sebagai langkah untuk menjaga stabilitas internal tim demi menyongsong turnamen akbar di musim panas nanti.
Pihak federasi bergerak cepat melakukan rapat internal untuk mengisi kekosongan kursi pelatih tersebut. Langkah ini diambil guna memastikan persiapan teknis tidak terganggu oleh transisi kepemimpinan di ruang ganti.
"Setelah keputusan pelatih Fred Rutten untuk mundur, petinggi Federasi Sepakbola Curacao memutuskan pada rapat semalam untuk mengangkat Dick Advocaat sebagai pelatih Timnas Curacao," ujar pernyataan resmi FFK.
Curacao tergabung dalam Grup E dan dijadwalkan bersaing dengan kekuatan besar seperti Jerman, Ekuador, serta Kosta Rika. Pengalaman Advocaat yang pernah memimpin Belanda pada 1994 dan Korea Selatan pada 2006 menjadi modal utama bagi FFK dalam penunjukan kembali ini.