Badan Pengelola (BP) BUMN melalui COO Danantara, Dony Oskaria, mendorong inisiatif pengembangan bisnis poultry atau peternakan ayam guna memperkuat ketahanan serta swasembada pangan nasional. Langkah strategis ini diambil untuk merespons kebutuhan konsumsi pangan masyarakat yang terus mengalami peningkatan.
Dilansir dari Investortrust, potensi sektor pangan dinilai sangat besar untuk dikembangkan melalui sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan. Informasi ini selaras dengan pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Instagram BP BUMN terkait fokus masa depan lembaga tersebut.
"Pengembangan bisnis poultry ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional," ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.
Penegasan mengenai komitmen penguatan sektor pangan ini dilakukan agar pemenuhan kebutuhan masyarakat dapat tercapai secara optimal. Saat ini, rencana ekspansi ke bisnis peternakan ayam tersebut masih berada dalam tahap kajian internal yang mendalam.
Proses pengkajian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai variabel, termasuk potensi pasar dan volume konsumsi masyarakat di Indonesia. Langkah ini bertujuan untuk merumuskan model bisnis yang tepat serta menjamin keberlangsungan operasional dalam jangka panjang.
Rencana pengembangan bisnis poultry ini nantinya akan dikelola secara profesional menggunakan pendekatan yang menghubungkan sektor hulu hingga hilir. Cakupan operasionalnya diproyeksikan menjangkau berbagai wilayah di seluruh Indonesia guna memastikan pemerataan distribusi.
Implementasi strategi integrasi ini diharapkan dapat memperkokoh ekosistem pangan di tingkat nasional. Selain itu, BP BUMN menargetkan peningkatan efisiensi operasional dan jaminan ketersediaan pasokan daging ayam bagi konsumen secara luas.