Sosok pelatih berpengalaman, Claudio Ranieri, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk kembali berkarier di dunia kepelatihan. Pernyataan ini muncul setelah masa tugasnya sebagai penasihat senior di klub AS Roma resmi berakhir.
Dilansir dari Suara, Ranieri kini dalam status bebas kontrak dan siap mempertimbangkan tawaran yang masuk. Ia bahkan memberikan sinyal positif terkait kemungkinan menangani tim nasional Italia di masa depan.
"Timnas? Saat ini saya bebas, tidak pernah berkata tidak," ujar Ranieri.
Mantan pelatih Leicester City tersebut menjelaskan bahwa sebelumnya ia sempat menolak peluang serupa. Hal itu disebabkan oleh komitmen profesionalnya yang masih terikat dengan klub ibu kota, AS Roma.
"Saya pernah bilang tidak karena masih bersama Roma, dan tidak bisa menjalani dua pekerjaan sekaligus. Sekarang saya bebas, jadi tidak pernah berkata tidak lagi," lanjutnya.
Ranieri menegaskan bahwa dirinya sangat fleksibel mengenai posisi yang akan diambil nanti. Ia tidak membatasi diri hanya sebagai pelatih kepala, melainkan terbuka terhadap berbagai peran manajerial maupun teknis.
"Direktur atau pelatih? Saya tidak tahu, jika dipanggil Anda harus bilang ya," ucapnya.
Menariknya, muncul wacana mengenai potensi kolaborasi antara Ranieri dengan Massimiliano Allegri untuk memimpin skema baru di tubuh Gli Azzurri. Gagasan ini turut diperkuat oleh pandangan pengamat sepak bola ternama, Gianluca Di Marzio.
Di Marzio menilai bahwa skema duet tersebut sangat mungkin terwujud dengan pembagian peran yang jelas. Dalam analisisnya, Allegri diproyeksikan sebagai pelatih utama, sementara Ranieri mengisi posisi teknis di balik layar.
"I don't exclude a duet Allegri-Ranieri, with Ranieri in a different role from the head coach," kata Di Marzio.
Menurut Di Marzio, hubungan harmonis Ranieri dengan para tokoh sepak bola di Italia menjadi nilai tambah yang signifikan. Hal ini dianggap mampu memperkuat struktur kepemimpinan tim nasional jika wacana tersebut benar-benar terealisasi.
"Ranieri bisa memiliki peran teknis dalam tim nasional, sementara Allegri menjadi pelatih kepala. Kemungkinan itu ada," tambahnya.
Saat ini, kondisi kedua pelatih tersebut cukup kontras. Claudio Ranieri telah menyelesaikan tugasnya di Roma, sedangkan Massimiliano Allegri masih berstatus pelatih AC Milan dengan kontrak hingga 2027 meski performanya sedang disorot.