PT Chandra Shipping International meresmikan sandar perdana kapal logistik kimia cair terbaru bernama Novah di dermaga PT Chandra Pelabuhan Nusantara, Cilegon, pada Selasa (12/5/2026). Pengoperasian armada ini bertujuan memperkuat ekosistem logistik maritim guna mendukung kelancaran rantai pasok industri nasional.
Langkah strategis tersebut diambil oleh anak usaha PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group) untuk mengintegrasikan layanan kepelabuhanan dengan distribusi logistik. Dilansir dari Investor Daily, kehadiran kapal Novah diposisikan sebagai momentum krusial dalam memperluas jangkauan layanan perusahaan di pasar domestik maupun regional.
"Sebagai bagian dari penguatan armada logistik maritim, Novah diharapkan dapat mendukung distribusi produk industri secara lebih efisien dan andal, sekaligus memperluas kapabilitas layanan CDI Group dalam melayani kebutuhan logistik domestik maupun regional," dikutip dari press rilis.
Secara teknis, Novah merupakan kapal pengangkut kimia cair yang memiliki kapasitas 9.000 Deadweight Tonnage (DWT). Desain kapal ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas tinggi pada berbagai rute strategis, mulai dari jalur perdagangan dalam negeri hingga internasional di kawasan Asia Tenggara.
Pemilihan nama Novah merujuk pada kata Nova yang bermakna bintang bersinar terang sebagai simbol optimisme perusahaan. Identitas tersebut merepresentasikan langkah baru CDI Group dalam menghadirkan solusi logistik yang lebih modern, adaptif, dan kompetitif untuk memenuhi kebutuhan perdagangan regional yang terus berkembang.
Dalam pengadaan armada ini, perseroan menjalin kerja sama dengan galangan kapal asal Jepang, Usuki Shipyard. Kolaborasi internasional tersebut dilakukan guna memastikan kapal Novah dibangun dengan teknologi mutakhir serta memenuhi standar operasional dan keamanan tertinggi di tingkat global.
Penguatan armada ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadi mitra strategis bagi pertumbuhan industri di Indonesia. Melalui infrastruktur logistik yang terintegrasi, CDI Group memproyeksikan kapal Novah dapat mengangkut berbagai jenis produk kimia lainnya di masa depan sesuai tuntutan konektivitas kawasan.