Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk sukses mengukir sejarah baru dalam dunia sepak bola tanah air. Seperti dilansir dari Suara, ia menjadi pemain Indonesia pertama yang berhasil mengantarkan klubnya mengamankan tiket ke Liga Champions.
Pencapaian luar biasa ini diraih pada musim debutnya bersama klub asal Prancis, LOSC Lille. Pemain keturunan Aceh tersebut turut andil dalam membawa timnya finis di posisi tiga besar klasemen akhir Ligue 1.
Keputusan sang pemain untuk hijrah dari NEC Nijmegen menuju salah satu kompetisi elite Eropa pada 1 September 2025 terbukti menjadi langkah krusial bagi perjalanan kariernya. Di bawah asuhan tim pelatih LOSC Lille, ia mendapatkan peran penting di skuad.
Meski tidak selalu menjadi pilihan utama di posisi bek kiri, kontribusi pemain yang akrab disapa Loopy ini tetap signifikan. Ia menjalankan peran sebagai pelapis dari bek kiri utama LOSC Lille, Romain Perraud.
Catatan statistik menunjukkan Verdonk tampil sebanyak 18 kali dalam ajang Ligue 1 Prancis. Dari total penampilan tersebut, ia turun sebagai starter dalam tujuh pertandingan dan 11 kali merumput dari bangku cadangan.
Secara keseluruhan, pemain bertahan ini mengumpulkan total 796 menit bermain di kasta tertinggi sepak bola Prancis. Menit bermain yang solid ini membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Statistik Defensif dan Kontribusi Semua Kompetisi
Jika menghitung seluruh ajang kompetitif mulai dari liga domestik, piala domestik, hingga Liga Europa, Verdonk telah mencatatkan total 26 pertandingan. Dari seluruh laga tersebut, ia berhasil menyumbangkan satu assist untuk timnya.
Performa lini belakang LOSC Lille juga tercatat cukup solid saat sang bek berada di lapangan. Klub asal Prancis tersebut berhasil mengemas dua kali nirbobol atau clean sheet ketika Verdonk dipercaya tampil menjaga area pertahanan.
Kemampuan membaca arah permainan dan memotong serangan lawan menjadi keunggulan tersendiri bagi sang pemain. Verdonk menorehkan rata-rata 2,8 recoveries per pertandingan serta melakukan 1,4 sapuan per laga di pentas Ligue 1.
Catatan disiplin sang pemain di lapangan dihiasi dengan tiga kartu kuning dan satu kartu merah. Kendati demikian, performa secara keseluruhan membuktikan proses adaptasi yang berjalan sangat baik sekaligus memberikan dampak nyata dalam kesuksesan bersejarah LOSC Lille.