Perum Bulog Siapkan 720 Ribu Ton Beras Bantuan Bansos 2026

Perum Bulog Siapkan 720 Ribu Ton Beras Bantuan Bansos 2026
Foto: Ilustrasi Perum Bulog Siapkan 720 Ribu Ton Beras Bantuan Bansos 2026.

Perum Bulog sedang menyiapkan pasokan beras untuk program bantuan sosial pangan yang dijadwalkan berjalan pada tahun 2026. Penyaluran bansos pangan tersebut merupakan langkah yang diusulkan melalui Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI, seperti dilansir dari Suara.

Direktur Perum Bulog, Ahmad Rizal, menjelaskan bahwa skema pelaksanaan bantuan ini sudah siap secara konsep. Kendati demikian, pihak legislatif telah memberikan persetujuan dan kini Bulog tinggal merampungkan koordinasi teknis bersama pemerintah pusat.

"Kami sudah menyiapkan juga konsepnya seperti apa dan lain sebagainya, namun sedang di komunikasikan dengan pemerintah dalam hal ini," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Menurut keterangan Ahmad Rizal, pendistribusian bansos pangan direncanakan berlangsung untuk periode dua bulan mendatang. Keputusan akhir mengenai eksekusi di lapangan kini sepenuhnya berada di tangan pemerintah.

"Mudah-mudahan ini juga disetujui oleh pemerintah pusat menghadapi masa El Nino ke depan. Menurut kami itu sangat bijaksana apabila memang ada bantuan pangan di masa-masa El Nino ke depan," ucapnya.

Ahmad Rizal mengonfirmasi bahwa komoditas yang disalurkan dalam program bansos ini hanya berupa beras. Usulan untuk memasukkan minyak goreng dalam paket bantuan tidak mendapatkan persetujuan dari para anggota dewan.

"Jadi Bansos pangan per bulan 10 kg. Kalau 2 bulan berarti menjadi 20 kg," bebernya.

Sebelumnya, Ahmad Rizal memaparkan bahwa program bantuan pangan beras 10 kilogram dipastikan tetap bergulir pada tahun 2026. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Perum Bulog mengalokasikan stok hingga 720 ribu ton beras.

Target program ini menyasar 18 juta penerima manfaat dengan durasi penyaluran yang direncanakan berjalan selama 4 bulan.

"Penyaluran bantuan pangan untuk 4 bulan tahun 2026 itu sekitar 720 ribu ton untuk 18 juta penerima bantuan penerima bantuan, bantuannya 4 bulan," ujarnya dalam Media Briefing di Kantor Perum Bulog.

Artikel terkait

Rekomendasi