Perum Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Pekerja Lapangan

Perum Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Pekerja Lapangan
Foto: Ilustrasi Perum Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Pekerja Lapangan.

Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada 162 penerima manfaat dari kalangan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) dan masyarakat umum di Kantor Pusat Bulog, Jakarta Selatan, pada Kamis (7/5), sebagai bagian dari program sosial menjelang ulang tahun perusahaan.

Aksi sosial bertajuk Program Bulog Peduli Aksi Berbagi ini memberikan paket komoditas pokok berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir untuk meringankan tekanan ekonomi para pekerja lapangan, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dari Kelurahan Sukabumi Selatan, Astri Handayani, menyatakan bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok belakangan ini sangat memengaruhi pengeluaran rumah tangga keluarganya.

"Kalau lagi enggak ada beras di rumah, pengeluaran sehari bisa Rp200 ribu sama lauk. Tapi kalau sudah ada beras, paling banter Rp100 ribu," ujar Astri Handayani, Petugas PPSU.

Bantuan pangan ini merupakan paket logistik kedua yang diterima oleh ibu dua anak tersebut selama bekerja sebagai petugas pelayanan publik di ibu kota.

"Ini yang kedua kalinya (menerima bantuan sembako Bulog). Alhamdulillah sangat membantu. Semoga (Bulog) tambah maju, makin sukses, dan staf-staf pada sehat," harap Astri Handayani, Petugas PPSU.

Pekerja lapangan lain yang turut menerima bantuan adalah Sijun, seorang petugas PPSU berusia 38 tahun yang telah bekerja membersihkan jalanan kota sejak tahun 2015.

"Namanya kerja lapangan banyak tantangannya. Kadang hujan, panas, ada musibah. Tapi kita harus tetap semangat dan sigap," kata Sijun, Petugas PPSU.

Pria yang belum berkeluarga tersebut memandang pemberian paket bahan pangan ini sebagai bentuk kepedulian nyata dari pihak manajemen BUMN terhadap para pelayan publik.

"Alhamdulillah bisa nambah-nambah, meringankan ekonomi keluarga," kata Sijun, Petugas PPSU.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Aswad, seorang pekerja PJLP berusia 48 tahun yang harus menghidupi tiga anak dengan mengandalkan pendapatan bulanan setara upah minimum regional.

"Bantuan ini sangat membantu mengurangi beban sehari-hari," tandas Aswad, Pekerja PJLP.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini sengaja dipilih untuk menggantikan perayaan seremonial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-59 Bulog pada 11 Mei 2026.

"Kami melihat perlu adanya perhatian kepada teman-teman dinas kebersihan ini. Mereka adalah pahlawan kebersihan," ujarnya Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog.

Pihak manajemen menilai petugas kebersihan, PPSU, hingga Satpol PP memiliki peran besar dalam menjaga kebersihan lingkungan kota namun sering luput dari perhatian publik.

"Kalau tidak ada mereka, kita tidak bisa bayangkan bagaimana sampah bertebaran di kota-kota kita," kata Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog.

Di tingkat makro, Ahmad Rizal Ramdhani menyebutkan Bulog kini masuk dalam klaster pangan di bawah koordinasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk mempercepat logistik nasional.

"Dengan sistem klaster ini, koordinasi lebih cepat, eksekusi lebih cepat, dan hasilnya lebih terlihat," jelasnya Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog.

Langkah penguatan cadangan pangan dalam negeri dijalankan melalui skema penyerapan komoditas strategis yang disesuaikan dengan mandat terbaru dari pemerintah pusat.

"Strategi Bulog yang pertama sesuai dengan Instruksi Presiden, kami melaksanakan penyerapan beras maupun jagung," ujar Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog.

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026, perusahaan ditargetkan menyerap 4 juta ton beras lokal, sementara Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2026 memerintahkan penyerapan minimal 1 juta ton jagung domestik.

"Kami melaksanakan kerja sama pentaheliks ini untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sesuai arahan Bapak Presiden," katanya Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog.

Komitmen BUMN logistik ini didorong oleh pidato Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun 2026 di Karawang yang mengumumkan pencapaian swasembada pangan nasional tahun 2025.

"Beliau menyampaikan swasembada pangan sampai empat kali. Berarti kan empat tahun ke depan, berkelanjutan. Oleh karena itu, kami Bulog berkomitmen mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan," tegas Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog.

Dukungan fiskal dari pemerintah juga membantu menurunkan bunga pinjaman bank untuk penyerapan gabah dari tingkat sebelumnya sebesar 7 persen menjadi berkisar antara 2 hingga 3 persen.

"Kalau dihitung, penghematan bunga tahun ini hampir Rp1 triliun," katanya Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog.

Kembalinya para petugas lapangan ke rutinitas kerja setelah menerima bantuan menjadi penutup dari rangkaian acara peringatan ulang tahun perusahaan logistik pangan negara tersebut.

"Harapannya kalau bisa rutin terus," katanya Astri Handayani, Petugas PPSU.

Artikel terkait

Rekomendasi