Kabar mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra senilai Rp 900.000 pada Mei 2026 dipastikan tidak benar. Pemerintah memberikan penegasan bahwa bantuan tersebut merupakan program tambahan yang masa penyalurannya telah berakhir pada tahun lalu.
Dilansir dari Bansos, informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya jadwal transfer bantuan tersebut memicu perhatian publik di tengah kondisi ekonomi saat ini. Namun, setelah ditelusuri, program ini hanya tercatat disalurkan hingga akhir tahun anggaran 2025.
Berdasarkan data resmi, BLT Kesra sebelumnya diberikan sebagai bentuk stimulus ekonomi nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Penyaluran bantuan dikoordinasikan melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk mendukung daya beli masyarakat.
Hingga saat ini, pemerintah belum mengeluarkan kebijakan atau pengumuman resmi terkait kelanjutan BLT Kesra untuk tahun anggaran 2026. Program ini pada periode sebelumnya disalurkan sebesar Rp 300.000 per bulan selama Oktober, November, dan Desember 2025.
Total dana sebesar Rp 900.000 tersebut disalurkan sekaligus dalam satu tahap pencairan kepada penerima manfaat. Namun, karena belum ada dasar aturan baru untuk tahun ini, klaim mengenai pencairan pada Mei 2026 dinyatakan sebagai informasi yang tidak valid.
Masyarakat diminta untuk waspada terhadap informasi pendaftaran atau tautan mencurigakan yang beredar di media sosial. Hal ini penting untuk menghindari risiko pencurian data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan modus penyaluran bansos.
Cara Cek Penerima Bantuan Sosial Resmi
Untuk memastikan status penerimaan bantuan sosial lainnya secara akurat, masyarakat dapat mengakses kanal resmi yang disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Salah satu caranya adalah melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.
Selain melalui situs web, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store. Pengguna perlu mendaftarkan akun terlebih dahulu sebelum dapat menggunakan fitur pencarian data penerima bantuan.
Setelah masuk ke aplikasi dengan nama pengguna dan kata sandi, masyarakat dapat memilih menu cek bansos dan mengisi data wilayah domisili. Hasil pencarian akan menampilkan secara transparan jenis bantuan apa saja yang sedang atau akan diterima oleh masyarakat tersebut.