Timnas Belgia Padukan Pemain Senior dan Muda Hadapi Piala Dunia 2026

Timnas Belgia Padukan Pemain Senior dan Muda Hadapi Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Timnas Belgia Padukan Pemain Senior dan Muda Hadapi Piala Dunia 2026.

Timnas Belgia tengah menjalani masa transisi signifikan dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi akbar Piala Dunia 2026 mendatang.

Pelatih Rudi Garcia kini memimpin skuad yang mengombinasikan sisa kekuatan generasi emas dengan kehadiran para talenta muda potensial, sebagaimana dikutip dari Suara.

Dua sosok yang menjadi representasi perubahan arah taktis bagi tim berjuluk Setan Merah ini adalah Jeremy Doku dan sang kapten, Youri Tielemans.

Langkah perombakan ini diambil sebagai bentuk upaya menghapus memori pahit akibat kegagalan total pada fase grup dalam turnamen edisi sebelumnya di Qatar.

Belgia kini mengusung target lebih tinggi untuk membuktikan kualitas sepak bola mereka, melampaui sekadar status sebagai peserta di kancah internasional.

Rasa kecewa atas kekalahan di babak semifinal 2018 melawan Prancis rupanya masih tersisa di benak para penggawa senior timnas.

"Saya melakukan pemanasan di sebagian besar babak kedua, dan saya hanya mengingat intensitasnya, tekanannya ÔÇô Anda bisa merasakan tekanan di dalam stadion," kata Youri Tielemans.

Kapten tim tersebut menilai bahwa penampilan mereka saat itu sebenarnya sudah maksimal dan minim kesalahan fatal meski akhirnya kalah tipis.

"Tidak ada yang ingin membuat kesalahan, dan saya tidak merasa kami melakukan [kesalahan]. Saya merasa gol mereka [sundulan Samuel Umtiti] hanyalah sebuah momen, dan saya rasa kami tidak bisa atau seharusnya tidak melakukan sesuatu yang berbeda pada hari itu," tutur Tielemans.

Evaluasi Titik Balik Timnas Belgia

Merosotnya performa tim pada Piala Dunia 2022 menjadi alasan utama federasi melakukan pembenahan total di dalam internal tim nasional.

Kekalahan dari Maroko serta hasil imbang saat bertemu Kroasia memberikan pelajaran berharga mengenai peningkatan intensitas permainan lawan saat ini.

"Saya pikir kami hanya tidak siap untuk itu," ujar Tielemans saat menjelaskan secara terbuka mengenai keterpurukan tim kala itu.

Kini harapan besar disematkan kepada Jeremy Doku yang telah bertransformasi menjadi salah satu penyerang sayap yang berbahaya di lapangan.

Doku yang hanya mendapatkan menit bermain sangat terbatas di Qatar kini memegang peran sebagai tumpuan utama dalam skema serangan Belgia.

Kepemimpinan Baru dan Target Grup G

Youri Tielemans secara resmi mengemban tugas sebagai kapten untuk memimpin rekan-rekannya di turnamen yang akan berlangsung di Amerika Utara tersebut.

Meskipun menjabat sebagai pemimpin di lapangan, ia tetap mengakui pentingnya kehadiran pemain berpengalaman seperti Kevin De Bruyne.

"Kevin adalah pemain kelas dunia, dan Anda tahu bahwa saat Anda memberikan bola kepadanya, sesuatu bisa terjadi kapan saja, jadi, tentu saja, saat ada tekanan atau saat tim mungkin kesulitan di satu titik, Anda mencari pemain terbaik Anda dan dia adalah salah satunya," kata Tielemans.

Bagi Tielemans, ban kapten menuntut tanggung jawab lebih besar dalam memastikan seluruh anggota skuad memiliki kesiapan mental yang seragam.

"Secara pribadi, hal itu tidak mengubah apa pun dalam hal persiapan pribadi saya selain saya empat tahun lebih tua. Saya akan katakan kepada skuad bahwa ini hanya soal lebih fokus, memastikan semua orang fokus dan siap berangkat sejak awal," ujar Tielemans.

Jeremy Doku menegaskan komitmen tim untuk tampil tanpa rasa gentar terhadap kekuatan negara manapun yang akan mereka hadapi nanti.

Ia berambisi memberikan pencapaian terbaik sebagai bentuk penghormatan bagi para pemain senior yang mendekati masa pensiun dari tim nasional.

"Kami ingin memberikan yang terbaik bagi para pemain yang telah mencapai usia di mana mereka berpikir untuk pensiun dari tim nasional, untuk diri kami sendiri, namun terutama untuk negara kami," kata Doku.

Belgia dijadwalkan memulai perjuangan mereka di Grup G dengan menghadapi tantangan dari Mesir, Selandia Baru, dan Iran pada pertengahan Juni.

"Mari kita tunjukkan kualitas kita dan tunjukkan kepada dunia apa yang bisa kita lakukan di lapangan," kata Doku.

Artikel terkait

Rekomendasi