BEI Suspensi Saham BAIK dan WBSA Akibat Lonjakan Harga Signifikan

BEI Suspensi Saham BAIK dan WBSA Akibat Lonjakan Harga Signifikan
Foto: Ilustrasi BEI Suspensi Saham BAIK dan WBSA Akibat Lonjakan Harga Signifikan.

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi terhadap perdagangan saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dan PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). Langkah perlindungan pasar ini diambil akibat terjadinya lonjakan harga yang sangat signifikan pada kedua saham tersebut.

Seperti dilansir dari Investortrust, pengumuman resmi otoritas bursa menyatakan bahwa suspensi terhadap saham WBSA ini menjadi yang kedua kalinya dalam kurun waktu sepekan terakhir. Lonjakan harga yang tidak wajar dalam beberapa hari ke belakang menjadi pemicu utama keputusan pembekuan sementara ini.

Otoritas pasar modal mencatat saham BIKE telah melambung lebih dari 153% menuju level Rp 665 per lembar dalam satu bulan terakhir. Jika dihitung sepanjang tahun berjalan atau year to date (ytd), pertumbuhan harga saham tersebut bahkan telah menembus angka di atas 403%.

Kenaikan yang tidak kalah masif juga diperlihatkan oleh saham WBSA yang baru melakukan pencatatan perdana atau listing di BEI pada 10 April 2026. Emiten logistik ini langsung mencatatkan Auto Reject Atas (ARA) setiap hari berturut-turut selama 10 hari perdagangan di bursa.

Secara akumulatif, saham WBSA telah melesat sebesar 691,66% dari harga penawaran umum perdana (IPO) yang awalnya berada di angka Rp 168 menjadi Rp 1.330 per saham. Pergerakan eksponensial ini mendongkrak nilai kapitalisasi pasar atau market cap WBSA secara drastis hingga mencapai Rp 11,53 triliun.

Di sisi lain, BEI memutuskan untuk membuka kembali atau melakukan unsuspensi atas perdagangan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) mulai sesi I perdagangan hari Jumat (24/4/2026). Pengumuman pembebasan status suspensi ini telah disampaikan pihak bursa sejak satu hari sebelumnya.

Sebelumnya, saham MDIA sempat dibekukan sementara akibat mengalami lonjakan harga yang sangat tinggi selama beberapa pekan terakhir. Data pergerakan harga BEI menunjukkan saham MDIA meroket lebih dari 157% hingga menyentuh level Rp 144 per lembar saham dalam periode satu bulan.

Artikel terkait

Rekomendasi